Foto: Syahrul Yasin Limpo (Sumber: setkab)
Rembangnews.com – Ada dugaan uang korupsi Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengalir ke Partai Nasdem. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata.
Jumlah uang itu disebut miliaran rupiah dan saat ini masih terus didalami oleh pihaknya.
“Sejauh ini ditemukan juga aliran penggunaan uang sebagaimana perintah SYL (Syahrul Yasin Limpo) yang ditujukan untuk kepentingan partai Nasdem dengan nilai miliaran rupiah dan KPK akan terus mendalami,” katanya dilansir dari Kompas.
Syahrul Yasin Limpo sendiri saat ini sudah menjadi tersangka kasus dugaan korupsi berupa pemerasan dalam jabatan, gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan).
Ia sudah ditahan setelah ditangkap pada Kamis (12/10/2023) lalu. Penahanan dilakukan untuk 20 hari pertama guna memudahkan penyidikan.
Sebagai informasi, Syahrul diduga memerintahkan dua anak buahnya menarik upeti kepada bawahannya di unit eselon I dan II Kementan. Uang itu kemudian disetorkan setiap bulan secara rutin sekitar 4.000 dollar Amerika Serikat (AS) sampai dengan 10.00 dollar AS. Hal diduga terjadi sejak 2020 hingga 2023.
Selain Syahrul, yang sudah jadi tersangka adalah Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan Kasdi Subagyono dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian, Kementan, Muhammad Hatta.
Uang yang dinikmati ketiganya diketahui mencapai Rp 13,9 miliar. Uang itu salah satunya dipergunakan untuk membayar cicilan kartu kredit dan cicilan pembelian Alphard milik Syahrul.
Tersangka pun dijerat Pasal 12 huruf e dan Pasal 12 B Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP.
Sedangkan Syahrul Yasin Limpo juga dijerat dengan Pasal 3 dan pasal 4 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. (*)
Rembangnews.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan meminta agar dalam pengelolaan Koperasi Desa Merah…
Rembangnews.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengusulkan agar ada perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN)…
Rembangnews.com - Perjuangan memasukkam Arsip Dagang Batik Tulis Lasem sebagai Memory of the World Asia-Pacific (MOWCAP)…
Rembangnews.com - Bupati Rembang Harno meminta agar menu ikan laut ditambahkan dalam hidangan untuk siswa. Hal…
Rembang, Rembangnews.com – Pelaku usaha desa wisata Rembang mendapat pelatihan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah…
Rembangnews.com – Sebanyak lima perusahaan diduga menjadi biang kerok pencemaran lingkungan khususnya air Sungai Brantas…
This website uses cookies.