Foto: Warga sedang membersihkan batang pohon yang mengganggu aliran sungai (Sumber: rembangkab)
Rembang, Rembangnews.com – Pembersihan aliran sungai dilakukan untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan tiba.
Ada tiga desa yang telah melakukan pembersihan aliran sungai. Hal itu diungkapkan oleh Camat Rembang, Abdur Rouf. Tiga desa itu adalah Desa Pulo, Desa Gedangan, dan Gegunung Kulon.
Warga Desa Pulo tak hanya melakukan pembersihan aliran sungai, namun juga melakukan penanaman pohon mangrove untuk mencegah bantaran sungai longsor.
Pohon mangrove yang ditanam merupakan bantuan bibit yang berasal dari Desa Purworejo Kecamatan Kaliori yang diusahakan oleh Forkopimcam.
“Alhamdulillah kemarin dapat bantuan bibit mangrove dari Desa Purworejo Kecamatan Kaliori yang diusahakan oleh Forkopimcam. Karena sepanjang sungai ini kan sering longsor, sehingga untuk menahan abrasi,” jelasnya.
Sedangkan pembersihan di Desa Gedangan dilakukan selama satu minggu menggunakan alat berat untuk mengeruk sungai. Kegiatan ini didanai dari APBDesa.
“Normalisasi sungai Desa Gedangan ini dilakukan sepanjang hulu sampai hilir ke arah Desa Tireman. Harapan saya Desa Tireman bisa mengikuti kegiatan serupa untuk antisipasi banjir seperti tahun kemarin,” ujarnya.
Kemudian di Kelurahan Gegunung Kulon juga melakukan pembersihan aliran sungai menggunakan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTARU), khususnya di titik muara sungai.
Abdur Rouf mengatakan alat berat tersebut awalnya dipakai untuk pembangunan jembatan. Namun kemudian dipergunakan untuk melakukan pembersihan muara sungai.
“Ada pembangunan jembatan penghubung Pantiharjo Kecamatan Kaliori dengan Gegunung Kulon Kecamatan Rembang, jadi saat pembongkaran jembatan yang lama, alat beratnya sekalian membersihkan muara sungai yang tidak bisa dilalui air karena terendam pasir, dan penuh sampah,” ungkap mantan Camat Lasem itu. (*)
Rembangnews.com - Perjuangan memasukkam Arsip Dagang Batik Tulis Lasem sebagai Memory of the World Asia-Pacific (MOWCAP)…
Rembangnews.com - Bupati Rembang Harno meminta agar menu ikan laut ditambahkan dalam hidangan untuk siswa. Hal…
Rembang, Rembangnews.com – Pelaku usaha desa wisata Rembang mendapat pelatihan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah…
Rembangnews.com – Sebanyak lima perusahaan diduga menjadi biang kerok pencemaran lingkungan khususnya air Sungai Brantas…
Rembangnews.com - Kejadian Luar Biasa (KLB) campak kembali muncul, salah satunya di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.…
Rembangnews.com - Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang menggelar pemusnahan barang bukti tindak pidana umum serta barang rampasan…
This website uses cookies.