Foto: Pembersihan timbunan sampah di selokan (Sumber: rembangkab)
Rembang, Rembangnews.com – Timbunan sampah yang menyumbat saluran air di bawah trotoar menjadi biang kerok munculnya genangan air di jalan saat turun hujan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU Taru) pun telah melakukan pembersihan saluran air tersebut. Pembersihan dilakukan bersama dengan pemerintah desa setempat.
Wilayah yang sering ada genangan air adalah Rumah Sakit Bhina Bhakti Husada, depan Mapolres, perempatan Sumbergirang-Ngemplak Lasem hingga Karangmencol Desa Sumberjo Rembang.
“Kita lakukan penanganan cepat terlebih dulu. Ini untuk meminimalisir kemungkinan banjir karena mampetnya saluran air,” ujar Kepala DPU Taru Rembang Maryosa.
Kini dampak dari pembersihan sampah pun sudah bisa dirasakan. Dimana genangan air sudah tidak lagi muncul saat hujan turun.
“Banyak sampah seperti botol, plastik dan sebagainya itu menyumbat di selokan. Sejak saluran air di perempatan Sumbergirang- Ngemplak Lasem dibersihkan dari sampah, kemarin waktu hujan sudah tidak banjir lagi,” jelasnya.
Pemerintah bersama Balai Besar Penanganan Jalan Jawa Tengah pun berencana melakukan kajian terhadap wilayah depan RS Bhina Bhakti Husada, perempatan Sumbergirang- Ngemplak dan sebelah timur Jembatan Lasem.
“Jalan pemuda di titik yang sering terjadi genangan saat hujan itu nanti kita masukkan juga dalam kajian,” tandasnya. (*)
Rembangnews.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengusulkan agar ada perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN)…
Rembangnews.com - Perjuangan memasukkam Arsip Dagang Batik Tulis Lasem sebagai Memory of the World Asia-Pacific (MOWCAP)…
Rembangnews.com - Bupati Rembang Harno meminta agar menu ikan laut ditambahkan dalam hidangan untuk siswa. Hal…
Rembang, Rembangnews.com – Pelaku usaha desa wisata Rembang mendapat pelatihan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah…
Rembangnews.com – Sebanyak lima perusahaan diduga menjadi biang kerok pencemaran lingkungan khususnya air Sungai Brantas…
Rembangnews.com - Kejadian Luar Biasa (KLB) campak kembali muncul, salah satunya di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.…
This website uses cookies.