Intervensi Serentak Cegah Stunting Sasar 40.246 Balita
Rembang, Rembangnews.com – Intervensi serentak mencegah stunting di Kabupaten Rembang menyasar sebanyak 40.246 balita.
Program tersebut dilakukan selama bulan Juni. Berdasarkan catatan, ada sebanyak 13,8% atau 5.553 balita mengalami stunting.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, dr. Ali Syofii.
“Artinya pengukurannya sudah sesuai standar, menggunakan antropometri yang bener. Itu kita mendapatkan angka 13,8%,” ucap dr. Ali.
Sebagai informasi, berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) menunjukkan bahwa angka stunting di Rembang sebesar 19,5%.
Wilayah yang menjadi lokus stunting di Rembang ada tiga wilayah. Diantaranya Puskesmas Sarang 2 dengan angka 20,69%, Puskesmas Sulang 20,09%, dan Puskesmas Sarang 1 19,53%.
Sedangkan yang terendah adalah di Puskesmas Rembang 1 dengan 5,72%, Puskesmas Kragan 2 6,67%, dan Puskesmas Sumber 8,80%.
“Yang menjadi perhatian Sarang dan Sulang, kemudian yang juga tetap menjadi perhatian adalah yang di atas 14%. Seperti Bulu, Pamotan, Sale, Pancur, Sluke masih menjadi perhatian. Yang agak tenang Sedan, Kaliori, Gunem, Lasem, Sumber, Kragan, dan Rembang sebagian,” ujarnya. (*)
Rembangnews.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan meminta agar dalam pengelolaan Koperasi Desa Merah…
Rembangnews.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengusulkan agar ada perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN)…
Rembangnews.com - Perjuangan memasukkam Arsip Dagang Batik Tulis Lasem sebagai Memory of the World Asia-Pacific (MOWCAP)…
Rembangnews.com - Bupati Rembang Harno meminta agar menu ikan laut ditambahkan dalam hidangan untuk siswa. Hal…
Rembang, Rembangnews.com – Pelaku usaha desa wisata Rembang mendapat pelatihan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah…
Rembangnews.com – Sebanyak lima perusahaan diduga menjadi biang kerok pencemaran lingkungan khususnya air Sungai Brantas…
This website uses cookies.