Ilustrasi banjir/istock
Rembangnews.com – Banjir melanda Perumahan Dinar Indah, Semarang hingga capai satu meter lebih. Banjir terjadi pada Kamis (16/1/2025).
Kini banjir telah surut dan tersisa material lumpur. Banjir sempat melanda 27 Kepala Keluarga (KK).
Berdasarkan keterangan seorang warga bernama Kris mengatakan bahwa banjir terjadi dengan cepat.
“Semua air dari atas larinya ke sini. Cepet banget kok, sekitar setengah jam, saya itu beres-beres samping, terus udah penuh,” jelasnya.
Akibat banjir yang melanda, sejumlah perabotan warga pun terendam banjir.
“Kulkas, kasur, barang-barang rumah tangga kena semua. Malem langsung beres-beres, jam setengah 1 beresin 1 kamar, terus anak istri tak bawa pulang buat tidur di kamar. Terus saya lanjut bersih-bersih sampai subuh,” jelasnya.
Banjir terjadi karena air di Sungai Babon naik hingga penuh, sehingga pintu air tertutup pada jam 21.00 WIB. Limpasan air hujan mulai membanjiri perumahan hingga pukul 22.00 WIB.
“Banjir di jalan ini seperut, semeter lebih, di dalam rumah sedengkul. Utamanya ibu-ibu dan anak-anak pada ngungsi dulu ke masjid, itu naiknya cepet bgt kok. Terus setengah 12 air mulai turun surut, enggak sampe setengah jam surut,” ujarnya.
Fajar, Ketua RT 6 berharap pemerintah melakukan upaya penanganan agar banjir serupa tak melanda lagi.
“Pemerintah kota juga masih mencarikan lahan untuk tempat kita nanti mau direlokasi lokasi di mana, yang jelas yang gak banjir lagi, kita udah trauma soalnya,” jelasnya. (*)
Rembangnews.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan meminta agar dalam pengelolaan Koperasi Desa Merah…
Rembangnews.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengusulkan agar ada perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN)…
Rembangnews.com - Perjuangan memasukkam Arsip Dagang Batik Tulis Lasem sebagai Memory of the World Asia-Pacific (MOWCAP)…
Rembangnews.com - Bupati Rembang Harno meminta agar menu ikan laut ditambahkan dalam hidangan untuk siswa. Hal…
Rembang, Rembangnews.com – Pelaku usaha desa wisata Rembang mendapat pelatihan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah…
Rembangnews.com – Sebanyak lima perusahaan diduga menjadi biang kerok pencemaran lingkungan khususnya air Sungai Brantas…
This website uses cookies.