Ilustrasi LPG 3 kg/istock
Rembangnews.com – Pemerintah berencana menyamakan harga LPG 3 kilogram mulai tahun 2026 mendatang. Rencana itu saat ini masih dibahas di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Pihak Pertamina sendiri mengaku siap menjalankan kebijakan tersebut. Namun penerapannya sendiri masih menunggu adanya aturan resmi.
“Karena ini penugasan, maka kami akan menunggu bagaimana regulasi yang mengatur tataran teknisnya,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari dilansir dari Kompas.
“Jika nanti sudah ditetapkan regulasinya, kami selaku pelaksana penugasan tentu siap mengikuti kebijakan yang ditetapkan pemerintah,” lanjutnya.
Sebagai informasi, rencana penyamarataan harga LPG 3 kilogram ini pertama kali diungkapkan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR RI, Rabu (2/7/2025) kemarin.
Di samping itu, pemerintah tengah merevisi Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2007 dan Perpres Nomor 38 Tahun 2019. Revisi ini dimaksudkan untuk memperbaiki tata kelola distribusi dan harga elpiji 3 kilogram.
“Ada kemungkinan nanti kita dalam pembahasan, dalam Perpres (terkait elpiji 3 kg), kita tentukan saja satu harga supaya jangan ada gerakan tambahan di bawah,” ujarnya. (*)
Rembangnews.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan meminta agar dalam pengelolaan Koperasi Desa Merah…
Rembangnews.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengusulkan agar ada perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN)…
Rembangnews.com - Perjuangan memasukkam Arsip Dagang Batik Tulis Lasem sebagai Memory of the World Asia-Pacific (MOWCAP)…
Rembangnews.com - Bupati Rembang Harno meminta agar menu ikan laut ditambahkan dalam hidangan untuk siswa. Hal…
Rembang, Rembangnews.com – Pelaku usaha desa wisata Rembang mendapat pelatihan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah…
Rembangnews.com – Sebanyak lima perusahaan diduga menjadi biang kerok pencemaran lingkungan khususnya air Sungai Brantas…
This website uses cookies.