Rembangnews.com – WhatsApp (WA) terus memperbarui layanannya untuk memuaskan pengguna.
WA sendiri merupakan salah satu platform perpesanan yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia.
WhatsApp adalah aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk mengirim pesan teks, gambar, dan video secara gratis ke pengguna lain yang memiliki aplikasi WA. Pengguna juga dapat membuat grup chat, panggilan suara dan video, serta berbagi file dengan pengguna lain.
Obrolan suara di WhatsApp adalah fitur yang memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi secara langsung melalui suara. Dengan menggunakan fitur ini, pengguna dapat mengirim pesan suara kepada kontak WA tanpa perlu mengetik.
Fitur ini sering digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk berbicara secara cepat, menyampaikan pesan yang sulit diungkapkan dalam bentuk teks, atau ketika tidak memungkinkan untuk mengetik, misalnya saat sedang berkendara. Obrolan suara dapat memudahkan komunikasi dengan cara yang lebih personal dan alami.
Dalam fitur obrolan suara baru ini, WhatsApp mengubah cara panggilan suara grup bekerja. Sebelumnya, panggilan suara grup akan langsung menelepon semua anggota grup secara otomatis. Namun, dengan fitur obrolan suara baru, anggota grup akan menerima pemberitahuan push ketika obrolan suara dimulai. Mereka dapat dengan mudah bergabung dengan obrolan suara dengan mengeklik gelembung obrolan di dalam chat.
Fitur obrolan suara baru akan diluncurkan secara bertahap pada platform iOS dan Android dalam beberapa minggu mendatang. Peluncuran akan dimulai dengan kelompok-kelompok besar yang memiliki 33 anggota atau lebih. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas dan stabilitas fitur dalam skala yang lebih besar sebelum diperluas ke kelompok-kelompok yang lebih kecil.
Rembangnews.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengusulkan agar ada perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN)…
Rembangnews.com - Perjuangan memasukkam Arsip Dagang Batik Tulis Lasem sebagai Memory of the World Asia-Pacific (MOWCAP)…
Rembangnews.com - Bupati Rembang Harno meminta agar menu ikan laut ditambahkan dalam hidangan untuk siswa. Hal…
Rembang, Rembangnews.com – Pelaku usaha desa wisata Rembang mendapat pelatihan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah…
Rembangnews.com – Sebanyak lima perusahaan diduga menjadi biang kerok pencemaran lingkungan khususnya air Sungai Brantas…
Rembangnews.com - Kejadian Luar Biasa (KLB) campak kembali muncul, salah satunya di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.…
This website uses cookies.