Arsip Jaringan Dagang Batik Lasem Jadi Memori Koletif Bangsa

Rembang, Rembangnews.com – Arsip Jaringan Dagang Batik Lasem Awal Abad 20 (1900-1940) kini resmi menjadi Memori Kolektif Bangsa (MKB).

Bupati Rembang, Abdul Hafidz telah menerima piagam penetapan itu dari kepala Arsip Nasional Indonesia (ANRI).

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang memang mengusulkan penetapan tersebut. Pengajuan arsip ini diinisiasi oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Rembang bekerja sama dengan Museum Nyah Lasem.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan mengatakan bahwa dengan penetapan ini, diharapkan bisa memacu Batik Lasem menjadi lebih dikenal lagi hingga ke luar negeri.

“Dengan dicatatnya arsip Batik Lasem ini di MKB, artinya diakui secara nasional. Harapannya Batik Tulis Lasem ini semakin diketahui sebagai khasanah budaya Lasem, semakin banyak dibeli, banyak produksi dan semakin sejahtera untuk masyarakat khususnya yang menekuni batik,” ujarnya.

Baca Juga :   Kunjungan Wisata di Rembang Jadi Tertinggi Ketiga di Jateng

Penetapan MKB artinya mencatat arsip atau warisan dokumenter yang memenuhi kriteria ke dalam register memori kolektif bangsa, yang dilaksanakan oleh ANRI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *