Menko Bidang Pangan Zulhas Minta Kopdes Merah Putih Kolaborasi dengan BumDes, Bukan Saling Sikut

Rembangnews.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan meminta agar dalam pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih berkolaborasi dengan BUMDes, bukan malah saling sikut.

“Jadi jangan saling mematikan justru harus saling menguatkan antara koperasi dengan BUMDes yang sudah ada,” ujarnya.

Ia meminta agar usaha yang dibuka disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing. Misal yang diperlukan minyak goreng, gula, beras, maka harus ada warungnya.

“Namun apabila potensinya wisata dan yang diperlukan sepeda onthel, maka itu yang dijadikan usaha. Jangan justru menyediakan pupuk, karena tidak ada sawahnya,” katanya.

Ia menyebut, di wilayah Jateng ada sekitar 1.700 koperasi Merah Putih yang sudah beroperasi. Diharapkan, pada bulan ini, di seluruh Indonesia sudah ada 10 ribu koperasi yang beroperasi.

Baca Juga :   Pria Bunuh Kakaknya Gegara Masalah Warisan

Ia mengakui memang ada kendala plafon pinjaman. Namun ia berharap dalam waktu dekat sudah selesai.

Dalam kesempatan itu, Zulhas mengingatkan bahwa Koperasi Merah Putih ini tidak bagi-bagi uang, namun harus kerja keras.

“Koperasi merupakan sarana usaha, untuk pemberdayaan bukan bagi-bagi uang seperti dulu. Pinjam dikoperasi tapi tidak dikembalikan,” ujarnya.

Karenanya, akan dibentuk satgas. Di tingkat kabupaten ketuanya bupati dan diurusi seluruh aparaturnya. Maka kalau masalah tidak bisa diselesaikan oleh pengurus, bisa diselesaikan oleh satgas.

“Kalau satgas tidak bisa mengatasi ada saya, ada Menko, ada Menteri. Kalau kami tidak bisa mengatasi, kami lapor Presiden,” tegasnya.

Dijelaskan pula, di setiap koperasi akan ada dua PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja), yang digaji oleh pemerintah. Selain itu ada pelatihan, ada modulnya. Untuk pelatihan tidak dilaksanakan di hotel, biar pengurus membaca dan harus belajar dan kerja keras.

Baca Juga :   Satu Calon Haji Asal Pemalang Meninggal Dunia

Dalam hal ini, masyarakat dilatih cara yang benar, bukan dengan cara yang enak dan yang mudah.

Bupati Magelang Grengseng Pamuji dalam kesempatan itu mengatakan, tiap desa akan didata potensinya. Sehingga akan diketahui supply & demand. Maka, koperasi desa akan bergerak sesuai potensinya.

“Jadi tidak perlu memaksakan diri, tidak harus satu desa satu koperasi. Tapi bisa tiga desa dijadikan satu, bersama-sama memetakan potensi usahanya yang tentunya bernilai ekonomis,” pesan Bupati Grengseng. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *