Rembangnews.com – Insiden tanah bergerak terjadi di wilayah Kabupaten Pekalongan. Akibat hujan deras dengan intensitas tinggi, dua unit rumah milik warga di Dukuh Bubak, Desa Bubak, Kecamatan Kandangserang, mengalami kerusakan serius setelah tanah di bawah ambles dan bergeser, Jumat (23/01/2026).
Peristiwa ini mulai dirasakan warga sekitar pukul 15.00 wib, setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat sejak pagi hari. Berdasarkan laporan Kepala Desa setempat, pergerakan tanah terjadi secara perlahan namun pasti hingga merusak bangunan permanen milik warga.
Kapolsek Kandangserang Iptu Slamet Riyadi menyetujui bahwa dia telah menerjunkan personel untuk melakukan pengecekan lokasi dan memastikan keselamatan para penghuni ruma
“Kami menerima laporan dari Kepala Desa Bubak terkait adanya tanah bergerak. Setelah dilakukan pengecekan oleh anggota di lapangan, benar ditemukan adanya dua rumah warga di Rt.008 Rw.004 yang terdampak cukup parah. Ada yang temboknya roboh dan ada yang mengalami keretakan lebar,” ujar Iptu Slamet Riyadi.
Dua rumah yang terdampak diketahui milik Sani (59) dan Kowiyah (63). Kondisi rumah Sani mengalami kerusakan di bagian belakang, di mana tembok bangunan roboh total akibat tanah penyangganya ambles ke bawah.
Sementara itu, rumah milik Kowiyah mengalami keretakan yang sangat terpengaruh pada bagian depan dan samping.
“Hasil pendataan anggota kami di TKP, rumah Ibu Kowiyah mengalami keretakan dengan lebar lubang kurang lebih 10 sentimeter. Total panjang keretakan tersebut mencapai sekitar 15 meter, memanjang di bagian depan hingga samping rumah,” jelas Iptu Slamet.
Beruntung tidak ada korban dalam jiwa musibah ini. Namun kerugian material yang ditaksir cukup besar mengingat struktur bangunan sudah tidak stabil. Pihak Polsek Kandangserang bersama perangkat desa telah memberikan imbauan kepada para pemilik rumah untuk kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan susulan.
“Kami sudah sampaikan kepada penghuni rumah untuk sementara waktu mengungsi ke tempat saudara yang lebih aman jika hujan turun lebat lagi. Kondisi tanah di lokasi masih labil dan sangat berisiko terjadi pergerakan susulan yang bisa membahayakan tambah keselamatan jiwa,” Kapolsek.
Hingga saat ini, pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pekalongan untuk langkah mitigasi lebih lanjut. Polsek Kandangserang juga menyiagakan personel Bhabinkamtibmas untuk terus memantau perkembangan struktur tanah di wilayah tersebut guna mengantisipasi kawasan yang terdampak meluas ke pemukiman lain. (*)







