Tebing di Desa Tanggeran Pekalongan Longsor

Rembangnews.com – Tebing di Dukuh Brunyah, Desa Tanggeran, Kecamatan Paninggaran longsor dan menghantam bagian belakang rumah milik Was’ad (72).

Peristiwa itu terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur pada Minggu (25/01/2026) sore.

Saat kejadian, kondisi wilayah setempat sedang mengalami pemadaman listrik di tengah guyuran hujan lebat. Material tanah dari tebing yang berada tepat di belakang rumah korban tiba-tiba ambrol dan merusak struktur bangunan.

Kapolres Pekalongan melalui Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Warsito, S.H, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menerjunkan personil ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat dan sterilisasi area.

“Kami menerima laporan dari perangkat desa terkait adanya bencana longsor yang menimpa rumah salah satu warga lansia di Paninggaran. Segera setelah laporan diterima, Anggota Polsek Paninggaran bersama TNI dan tim SAR langsung menuju TKP untuk melakukan tindakan penyelamatan,” ujar Ipda Warsito, Senin (26/1/2026).

Baca Juga :   Pergub Pesantren Masuk Tahap Akhir

Setibanya di lokasi, petugas gabungan langsung memasang police line di sekitar titik longsor. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya longsor susulan mengingat kondisi tanah di lereng tebing tersebut masih sangat labil.

Selain pengamanan area, polisi bersama anggota Koramil, tim SAR, dan warga setempat bahu-membahu membantu pemilik rumah mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman.

“Fokus kami adalah memastikan keselamatan penghuni rumah. Personel di lapangan sudah membantu memindahkan perabotan dan barang milik korban. Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil berupa kerusakan bangunan ditaksir mencapai Rp. 10 juta,” jelas Ipda Warsito.

Kasubsi Penmas mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan seperti Kecamatan Paninggaran, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan. Terlebih jika hujan turun dengan durasi lama yang seringkali diikuti oleh pergerakan tanah.

Baca Juga :   Banjir di Demak, Pemindahan TPS Akan Dilakukan

“Kami minta warga yang tinggal di bawah tebing untuk selalu waspada, terutama saat hujan lebat disertai pemadaman listrik yang membatasi jarak pandang. Segera mengungsi jika mendengar suara gemuruh atau melihat tanda-tanda tanah retak,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *