Tanah Amblas di Kaliori Rembang Sebabkan Empat Rumah Warga Rusak

Rembang, Rembangnews.comPeristiwa tanah amblas terjadi di Dusun Gobok, Desa Gunungsari, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang.

Hal itu menyebabkan empat rumah warga dan satu kandang ternak mengalami kerusakan. Peristiwa itu terjadi dipicu oleh hujan dengan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Muhammad Luthfi Hakim mengatakan bahwa hujan yang melanda menyebabkan kontur tanah gembur dan tak stabil.

“Karena beberapa hari yang lalu intensitas hujan tinggi, membuat kontur tanah menjadi gembur. Sekitar 62 meter tanah bergerak turun ke bawah,” ujarnya.

Akibat peristiwa itu, kerugian ditaksir mencapai Rp192 juta. Diantaranya Rp90 juta dari amblasnya rumah milik Darto sedalam kurang lebih dua meter. Kemudian Rp12 juta dari kerusakan kandang ternak milik Sukarji. Serta Rp10 juta dari rumah milik Lukman Arif mengalami kerusakan pada pondasi dan dinding retak.

Baca Juga :   Kafe dan Karaoke di Rembang Diwajibkan Tutup Selama Ramadan

Rumah milik Umbarno mengalami kerusakan pada kamar mandi dan kandang dengan estimasi kerugian Rp50 juta. Sementara rumah Suwarni mengalami retak dinding pada lantai dua dengan estimasi kerugian sekitar Rp30 juta.

BPBD Kabupaten Rembang telah mendata warga terdampak serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk langkah penanganan lanjutan. Meskipun kondisi tanah masih bergerak, sebagian warga terdampak memilih tetap bertahan karena kerusakan mayoritas terjadi di bagian belakang bangunan.

Bantuan sembako dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Rembang telah disalurkan.

BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras yang berpotensi memperparah pergerakan tanah.

Baca Juga :   Lomba Sekolah Sehat SMP Rembang, Ini Daftar Pemenangnya

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Rembang terus melakukan pemantauan berkala di lokasi kejadian serta menyiapkan langkah antisipatif guna meminimalkan risiko lanjutan bagi warga sekitar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *