Rembang, Rembangnews.com – Pelaksana Harian (Plh) Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’ memberikan pesan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bakal memasuki masa purna tugas untuk tetap percaya diri dan membangun peran baru di tengah masyarakat.
Ia menyebut, pensiun bukan akhir dari pengabdian, melainkan perubahan bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Pensiun bukan akhir pengabdian, tetapi perubahan bentuk pengabdian. Dulu banyak rutinitas di kantor, sekarang akan lebih banyak bertemu masyarakat dan tetangga,” ujarnya.
Usai tak ada aktivitas kedinasan, pensiunan memiliki peluang lebih untuk berkontribusi di masyarakat.
Meski ada potensi kehilangan rutinitas, posisi, hingga kepercayaan diri, namun ia berharap pensiunan menghindari kondisi post power syndrome yang dapat berdampak negatif secara psikologis.
“Panjenengan akan merasa kehilangan rutinitas, kehilangan posisi, dan yang ditakutkan ini kehilangan kepercayaan diri. Ini jangan sampai dialami. Post power syndrome ini bahaya sekali,” ujarnya.
Solusinya, ia menyarankan mereka untuk membangun identitas baru, salah satunya dengan aktif sebagai tokoh masyarakat di lingkungan masing-masing.
Ia juga mengapresiasi dedikasi para PNS selama mengabdi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rembang.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Rembang, Gunari, menyebutkan jumlah PNS yang akan memasuki masa pensiun dalam waktu dekat mencapai puluhan orang. Pada Mei tercatat sebanyak 34 orang, Juni 25 orang, dan Juli 26 orang.
“Dengan rincian tenaga guru sebanyak 34 orang, tenaga teknis 35 orang, tenaga kesehatan 5 orang, serta pejabat struktural sebanyak 11 orang,” pungkasnya. (*)







