Antisipasi Kekeringan, Pemkab Rembang Siapkan Anggaran Rp75 Juta

Rembang, Rembangnews.comSebagai langkah antisipasi kekeringan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menyiapkan anggaran Rp75 juta untuk dropping air bersih.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Muhammad Luthfi Hakim mengatakan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan OPD terkait.

“Kami menyiapkan anggaran serta melakukan koordinasi dengan OPD terkait. Selain itu, surat juga telah kami sampaikan kepada para camat untuk diteruskan ke desa dalam rangka antisipasi dan pendataan wilayah rawan,” paparnya.

Strategi penanganan juga telah disiapkan dengan mengacu pada prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Data BPBD menunjukkan ada 67 desa di 14 kecamatan yang rawan kekeringan pada 2024. Data ini pun dipakai sebagai antisipasi penanganan.

Baca Juga :   Kunjungan Wisata di Rembang Jadi Tertinggi Ketiga di Jateng

“Kami siapkan anggaran dropping air sebesar Rp75 juta, sama seperti tahun sebelumnya, sebagai langkah antisipasi,” paparnya.

Koordinasi juga dijalin dengan DPRD, BUMN, pihak swasta, Baznas, hingga PMI demi mendukung penanganan kekeringan saat dibutuhkan.

“Penanganan bencana membutuhkan kolaborasi. Karena itu, kami sudah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk mendukung upaya penanganan jika dibutuhkan,” paparnya.

Namun pihaknya memastikan jika kondisi saat ini masih aman. Belum ada yang mengajukan dropping air bersih. Sumber air juga mencukupi kebutuhan masyarakat.

Masyarakat diminta untuk melapor apabila mulai terjadi krisis air bersih.

“Mekanisme pengajuan dropping air dapat disampaikan melalui pemerintah desa, kemudian diteruskan ke BPBD untuk segera ditindaklanjuti,” jelasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *