ABK Asal Rembang Tewas di Perairan Kalsel, Kena Hantam Tali yang Putus

Rembangnews.comAnak Buah Kapal (ABK) asal Kabupaten Rembang tewas di Perairan Kalimanten Selatan (Kalses) usai kena hantam tali selambar yang putus.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 09.00 WITA. Kasatpolairud Polres Rembang AKP Mundi mengatakan bahwa korban berinisial ASA (20) warga Desa Sekarsari, Kecamatan Sumber itu bekerja di KM Arif Wijaya Mulya GT 69.

Kejadian bermula saat kapal berangkat dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tasikagung, Rembang pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Kapal saat itu dinahkodai Moh Teguh Santoso.

Kapal membawa 16 ABK dan berlayar menuju perairan Kalimantan. Mereka kemudian menjalankan aktivitas seperti biasa di perairan barat Pulau Marabatuan pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 04.30 WITA.

Baca Juga :   Seluruh 1.080 Calon Jemaah Haji Asal Rembang Telah Berangkat ke Tanah Suci

Para ABK termasuk korban kemudian melakukan penarikan jaring. Namun dalam prosesnya, tali selambar di sisi kanan belakang buritan kapal putus tiba-tiba dan menghantam kepala bagian kanan korban.

“Tali selambar yang putus langsung menghantam kepala bagian kanan korban. Korban saat itu berada di samping kili sehingga benturan mengenai kepala bagian atas dan korban tidak sadarkan diri,” ujar Kasatpolairud Polres Rembang AKP Mundi dilansir dari Detik.

Usai kejadian, kapal disandarkan di dermaga untuk memberi pertolongan. Korban pun dilarikan ke Puskesmas Pulau Marabatuan, Kecamatan Sembilan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan sekitar pukul 16.00 WITA.

Sayangnya, nyawa korban tak bisa diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 18.30 WITA.

Baca Juga :   Bupati Rembang dan Istri Akan Tiba 5 September Usai Jalankan Umroh

“Korban meninggal dunia akibat kecelakaan kerja karena terkena tali selambar putus saat mencari ikan di perairan Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Jasad korban pun tiba di dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tasikagung, Rembang pada Senin (13/7/2026) siang. Korban kemudian dibawa ke RSUD dr Soetrasno Rembang untuk dilakukan visum luar.

“Hasil pemeriksaan medis sementara ditemukan luka robek pada kepala bagian atas sepanjang kurang lebih 20 sentimeter dengan sekitar 14 jahitan, serta luka lebam pada mata kanan akibat benturan kili tali selambar yang putus,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *