Rembang, Rembangnews.com – Sebagai upaya untuk mencegah stunting, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang menggelar berbagai program kreatif. Misalnya lomba cerdas cermat Bangga Kencana dan pencegahan stunting.
Kepala Dinsos PPKB Rembang, Prapto Raharjo mengatakan bahwa peserta lomba adalah kader KB dari 14 kecamatan di Rembang.
Acara digelar juga untuk memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2025 dan HUT ke-80 RI. Melalui kegiatan ini, diharapkan bisa memperkuat kapasitas kader KB dalam memberikan pendampingan kepada keluarga berisiko stunting.
“Lewat cerdas cermat ini, kita ingin menguji pengetahuan sekaligus keterampilan para kader KB dan pendamping keluarga stunting. Harapannya, mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya di lapangan saat mendampingi keluarga,” ujarnya.
Juara lomba yaitu Kecamatan Kaliori sebagai juara pertama, disusul Kecamatan Rembang dan Kecamatan Bulu.
“Dia mengisi pertanyaan kemudian kita nilai, nilai yang tertinggi kita ambil enam untuk maju ke babak selanjutnya. Kemudian kita ambil tiga terbaik yang langsung dinilai oleh juri melalui pertanyaan langsung,” terangnya.
Dengan pemahaman yang kuat dari kader KB di lapangan, maka akan menentukan keberhasilan program. Kader diharapkan mampu menjadi ujung tombak pemerintah dalam memberikan edukasi serta mendampingi keluarga berisiko stunting.
“Kita berharap dari kegiatan ini mereka tidak hanya menguasai materi namun bisa melaksanakan kemampuan pengetahuannya terkait KB dan stunting pada saat dia mendampingi keluarga yang berisiko. Sehingga dengan pemahaman pengetahuan yang tinggi yang dimiliki masing-masing kader angka stunting kita semakin menurun,” jelasnya.
Dinsos PPKB juga melakukan pemilihan kader Institusi Mandiri Pedesaan (IMP). Kader ini nantinya menjadi penggerak, pendamping, sekaligus ujung tombak program Bangga Kencana dan pembangunan keluarga di tingkat desa maupun kelurahan. (*)







