130 Desa Rawan Bencana di Rembang Ikuti Penilaian Desa Tangguh Bencana

Rembang, Rembangnews.com – Sebanyak 130 desa rawan bencana di Rembang ikuti penilaian Desa Tangguh Bencana (Destana).

Ada sebanyak 199 desa rawan bencana di Rembang. Namun baru ada 33 desa yang berstatus Destana.

“Ratusan desa rawan bencana ini mengikuti penilaian dengan tiga level, yakni pratama, madya, dan utama. Level tersebut menunjukkan tingkat kesiapsiagaan desa. Hasil penilaian akan keluar pekan depan,” ujar Pelaksana Harian (Plh) Bupati Rembang, H.M. Hanies Cholil Barro’.

Sejumlah penilaian yang dilakukan meliputi aspek infrastruktur, regulasi desa, hingga keberpihakan anggaran dalam penanggulangan bencana.

“Kriterianya bisa dilihat dari infrastruktur, regulasi di desa, serta alokasi anggaran untuk menghadapi bencana,” jelasnya.

Baca Juga :   Pastikan Keamanan, Polres Rembang Lakukan Monitoring Gudang Logistik KPU Rembang

Targetnya, sebanyak 199 desa rawan bencana bisa menjadi Destana pada 2029.

Sementara itu, Kepala Desa Kajar, Widayat mengatakan bahwa longsor hampir setiap tahun melanda desanya.

“Di desa kami hampir tiap tahun terjadi longsor. Kami juga punya relawan Tagana. Kegiatan ini sangat positif, karena setiap desa mendapat pembelajaran terkait penanganan bencana,” paparnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *