Rembang, Rembangnews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang bakal menerapkan skema satu desa satu PIC (Person in Charge) pada tahun ini.
Keberadaan PIC ini adalah untuk mengawal program kesehatan masyarakat termasuk program gizi dan layanan Posyandu di desa.
Saat ini baru di tahap sosialisasi program tersebut ke Ketua Tim Penggerak PKK kecamatan. Nantinya setiap desa memiliki satu penanggung jawab yang mengawal program kesehatan di desa.
“Di tahun 2026 tiap desa ada PIC desa. Ini baru kami sosialisasikan kepada Ibu-ibu Ketua TP PKK kecamatan. Jadi satu desa itu ada satu perawat yang bertugas mengawal program kesehatan di desa tersebut,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, drg. Dini Nuraida.
Satu PIC yang ditempatkan idealnya adalah perawat. Namun jika jumlah perawat kurang, maka akan diisi tenaga kesehatan lain sesuai kebijakan Kepala Puskesmas.
“PIC desa ini berasal dari tenaga perawat, satu perawat pegang satu desa. Namun kalau perawat kurang, bisa dibantu tenaga kesehatan lain, misalnya bidan, tenaga promosi kesehatan, sanitarian, atau tenaga kesehatan lainnya sesuai kebijakan kepala puskesmas,” paparnya.
PIC tersebut juga nantinya diharapkan bisa bertanggung jawab atas data kesehatan di desa termasuk data Posyandu yang selama ini menjadi dasar menjalankan berbagai program.
“Kalau di kecamatan atau TP PKK butuh data desa, nanti bisa langsung tanya PIC desa. Misalnya butuh data posyandu di desa tertentu, PIC desanya siapa, bisa langsung dibuka datanya,” paparnya.
Pihak Dinas Kesehatan sendiri juga menyiapkan sistem data di linktree untuk mendukung pelaksanaan Posyandu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di seluruh desa.
Program saat ini baru difokuskan di beberapa desa. Meski begitu, sistem tetap disiapkan sehingga nantinya bisa diterapkan di semua desa.
“Walaupun hari ini ada desa lokus untuk Posyandu 6 SPM, kami tidak ingin ketinggalan sistem. Sistemnya harus ada di seluruh desa,” paparnya.
“Karena ini sistem baru, mungkin ada PIC desa yang masih beradaptasi dengan tugas barunya. Jadi mohon nanti dikomunikasikan saja jika membutuhkan data atau koordinasi,” lanjutnya. (*)







