Jalur Kereta Api di Rembang Direncanakan Akan Kembali Diaktifkan

Rembang, Rembangnews.com – Kementerian Perhubungan berencana mengoperasikan kembali sejumlah jalur rel kereta api yang sudah lama tidak digunakan lagi.

Untuk wilayah Rembang, terdapat jalur kereta api yang non aktif. Melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan reaktivasi rel kereta api di Rembang sudah menjadi agenda pemerintah pusat.

Dia menjelaskan, terkait bekas jalur kereta api yang sudah banyak ditempati masyarakat nantinya akan direlokasikan ke tempat lain.

Namun, kalau kondisinya masih memungkinkan, pemerintah tetap akan memanfaatkan kembali aset lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) tersebut.

“Sudah masuk agenda nasional reaktivasi rel kereta api. Kami memang ada sebagian jalan lama dimanfaatkan dan sebagian dialihkan ke lokasi lain yang kami terima dari menteri perhubungan,” kata Hafidz saat ditemui Rembangnews.com Senin (15/08/2022).

Baca Juga :   Bantu Salurkan Bakat Siswa, Sekolah di Rembang Ajak Siswanya Buat Mural

Reaktivasi jalur kereta api Semarang – Tuban ini, diperkirakan tidak menuju ke wilayah Bojonegoro, Jawa Timur. Namun langsung menyusuri jalur Pantura, Rembang – Tuban.

“Lewatnya tidak belok ke selatan sampai Bojonegoro, tapi lewatnya Pantura Bonang itu, terus sampai Tuban. Jadi lewat Pantura,” ungkapnya.

Meski demikian, rencana pengaktifan jalur kereta api Semarang – Rembang – Tuban tidak masuk dalam 9 jalur kereta api yang menjadi program prioritas Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan tahun 2022 ini.

Hal ini dikarenakan, agenda reaktivasi rel kereta api ini masih tahap mematangkan desain dan analisa mengenai dampak lingkungan (AMDAL).

“Pembangunan kembali infrastruktur jalur perlintasan kereta api belum bisa tahun ini. Paling cepat, diperkirakan baru mulai pembangunan tahun 2024 mendatang,” terangnya. (*)

Baca Juga :   Kabupaten Rembang Telah Lakukan Program Vaksinasi Hewan Ternak di 5 Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *