DLH Ciptakan Inovasi Program Rembang Menjemput Sampah

Rembang, Rembangnews.com – Demi mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rembang menciptakan inovasi Rembang Menjemput Sampah (Rempah).

Target perolehan PAD dari program tersebut mencapai Rp500 juta. Plt Kepala DLH Kabupaten Rembang, Budi Asmara menjelaskan bahwa program tersebut saat ini masih dalam tahap uji coba seminggu dua kali. Pihak yang menjadi sasaran adalah para PKL.

“Program ini sudah di uji coba beberapa waktu lalu. Dengan mengerahkan 1 unit armada skala kecil dengan 5 petugas. Sasarannya baru di tempat-tempat tertentu. Belum spesifik sampai titik yang ingin di jangkau. Ini Supaya sampah-sampah dari PKL tidak dibuang kemana-mana. Kita jemput,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang, Wahyudi Setiyanto menyampaikan bagi para PKL program dilakukan pada malam hari, sedangkan yang lainnya siang hari.

Baca Juga :   Tingkatkan Kesadaran Pelajar untuk Tertib Lalu Lintas, Satlantas Polres Rembang Datangi SLB

“Siang sehari tiga kali. Mulai pagi pukul 06.00, lalu pukul 09.00, berlanjut pukul 14.00 dan 16.00 di pelanggan-pelanggan retribusi. Kami yang menjemput sampah di jalan pantura, protokol 1 dan 2,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengatakan rencana mengambil sampah yang sudah dipilah. Namun hal ini, masih membutuhkan edukasi pada masyarakat.

“Kedua menambah PAD retribusi sampah. Mendata ulang. Supaya pendapatan bisa naik. Dengan Perda lama tahun 2011 (baru proses perbaikan). Dengan target yang tinggi sehingga memperluas pelayanan. Target Rp500 juta/tahun dari retribusi sampah,” jelasnya.

Program jemput sampah saat ini rutin dilakukan di jalan raya dan protokol serta Rembang sampai Sarang, Lasem, Sedan, Pamotan, Kragan. Sedangkan sisanya yang di desa masih belum rutin.

Baca Juga :   Tangani Kasus DBD, Dinkes Rembang Ajukan BTT

By request. Kalau sudah penuh diambil,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *