Jelang Nataru, Petugas Lakukan Ramp Check Angkutan Umum

Rembang, Rembangnews.comJelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, petugas gabungan menggelar ramp check terhadap angkutan umum.

Kegiatan ini dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang bersama Dinas Kesehatan, Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, serta Klinik Eka Sila Polres Rembang oleh guna memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Ramp check dilakukan guna memastikan kelayakan kendaraan. Selain itu, para pengemudi angkutan umum juga menjalani pemeriksaan kesehatan, meliputi pengecekan tekanan darah dan tes urine oleh petugas medis.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang, Drupodo mengatakan bahwa dengan ramp check ini diharapkan armada siap melayani masyarakat selama periode libur Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga :   Rancangan KUA-PPAS 2025 dan Raperda RPJPD 2025-2045 Telah Ditetapkan

“Ramp check ini bertujuan untuk menjamin keselamatan penumpang, baik dari sisi kelayakan kendaraan maupun kesehatan awak angkutan,” jelasnya.

Ada sebanyak 10 unit kendaraan yang diperiksa, terdiri atas tiga bus pariwisata, tiga bus antarkota antarprovinsi (AKAP) rute Semarang–Surabaya, tiga bus antarkota dalam provinsi (AKDP) rute Sarang–Tayu, serta satu unit angkutan pedesaan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan empat kendaraan dinyatakan laik jalan, yakni satu bus pariwisata milik PO Andaru Utama dan tiga bus AKAP. Sementara itu, enam kendaraan lainnya dinyatakan tidak laik jalan, terdiri atas tiga bus AKDP, satu angkutan pedesaan, serta dua bus pariwisata milik PO Hariyanto.

“Ada satu bus yang ketidaklaikannya karena kelengkapan dokumen yang tidak aktif, seperti KIR dan kartu pengawasan yang sudah mati,” ungkapnya.

Baca Juga :   Pengawasan MBG di Rembang Diperketat Pasca Terjadi Kasus Keracunan Makanan

Selain kelengkapan administrasi, petugas juga memeriksa kondisi teknis kendaraan, seperti wiper, lampu sein, serta kondisi ban.

Drupodo menambahkan, kendaraan yang dinyatakan tidak laik jalan diminta segera melakukan perbaikan dan melengkapi persyaratan sebelum kembali beroperasi.

“Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Kami berharap operator angkutan umum dapat segera melengkapi kekurangan agar bisa kembali beroperasi dengan aman,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *