Stok Beras di Rembang Jelang Idulfitri Dipastikan Aman

Rembang, Rembangnews.comStok beras di Kabupaten Rembang jelang Idulfitri dipastikan aman. Bahkan stok disebut cukup hingga beberapa bulan ke depan.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dintanpan Kabupaten Rembang, Dyah Ajeng Trenggonowati mengatakan bahwa saat ini stok beras di gudang Bulog ada sekitar 8.000 ton dan di Sari Buana ada 550 ton.

“Kalau stok beras jelang hari raya di Kabupaten Rembang masih cukup, Mas. Di Bulog sendiri ada sekitar 8.000 ton, kemudian di Sari Buana sekitar 550 ton,” ujarnya.

Selain itu, sejumlah wilayah di Rembang juga sudah mulai panen padi. Sehingga pasokan beras bakal bertambah.

“Produksi petani cukup bagus. Memang ada beberapa tanaman yang sempat ambruk karena angin kencang, tapi secara umum masih bisa dipanen dengan kondisi yang cukup baik,” jelasnya.

Baca Juga :   Polres Rembang Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2025

Gudang Bulog saat ini masih dalam kondisi penuh. Karena ada beras program bantuan pangan dari Bulog yang belum tersalurkan. Stok beras di Rembang saat ini masih tergolong berlebih.

“Ini bahkan Bulog itu sendiri mau nangkap hasil panenan juga mereka masih full gudangnya. Karena kan dari Bulog ada kegiatan Bapang ya, bapang ini belum tersalurkan,” jelasnya.

Peningkatan permintaan masyarakat tetap terjadi selama Ramadhan dan Idulfitri. Untuk memenuhi menekan kenaikan harga, Dintanpan Rembang telah menggelar Gerakan Pasar Murah. Ada sebanyak dua ton beras bersubsidi yang disiapkan untuk program tersebut.

“Waktu pasar murah kemarin kita menyediakan dua ton beras subsidi. Itu saja masih kurang, ada beberapa pembeli yang tidak kebagian. Padahal itu baru satu hari,” jelasnya.

Baca Juga :   Gerakan Pangan Murah Jadi Upaya Pemkab Bantu Masyarakat Jelang Idulfitri

Rencananya, GPM akan kembali digelar bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Rembang pada Kamis minggu ini di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Rembang.

Kemudian pada hari Jumat, GPM juga akan digelar di Kantor Dintanpan Rembang sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Sesuai arahan Pak Kadin, kita memaksimalkan pelaksanaan pasar murah ini menjelang hari raya. Kamis dan Jumat itu menjadi pelaksanaan terakhir sebelum Lebaran, karena tanggal 18 sudah mulai libur,” jelasnya.

Pemantauan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di pasaran juga terus dilakukan agar kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *