Rembang, Rembangnews.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup.
Program ini telah menyasar pembangunan di Desa Mantingan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang.
Penutupan dilakukan pada Rabu (11/3/2026) oleh Komandan Kodim (Dandim) 0720/Rembang Letkol Arm Winner Fradana Dieng bersama Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Rembang, Teguh Gunawarman.
Selama pelaksanaan program ada berbagai pembangunan yang dilakukan mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026. Salah satunya perbaikan jalan akses pertanian sepanjang 540 meter.
“Pada 11 Maret 2026 pukul 09.25 WIB, program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 secara resmi saya nyatakan ditutup,” jelas Dandim 0720/Rembang Letkol Arm Winner Fradana Dieng.
Kemudian pembangunan jalan akses pertanian menuju jalan Rembang–Blora dengan konstruksi rabat beton sepanjang 445 meter dengan lebar 2,5 meter serta 100 meter dengan lebar 3,5 meter.
Kemudian kegiatan nonfisik yang dihadirkan meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan keluarga berencana, pemberdayaan anak, serta sosialisasi pencegahan stunting.
Winner berharap masyarakat dapat menjaga hasil pembangunan tersebut. Apabila terjadi kerusakan akibat faktor cuaca atau kondisi lainnya, warga diminta segera berkoordinasi dengan Bintara Pembina Desa (Babinsa) setempat.
“Ini merupakan hasil kerja bersama. Kami berharap masyarakat bisa merawatnya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” jelasnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Rembang, Teguh Gunawarman menilai, program TMMD dapat terus dilaksanakan karena dinilai efektif dalam mendukung percepatan pembangunan di desa.
“Sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat melalui TMMD ini sejak dahulu terbukti lebih efisien dan efektif dalam pelaksanaan pembangunan,” jelasnya.
Ia juga mengajak pemerintah desa dan masyarakat Mantingan untuk bersama-sama memelihara berbagai proyek pembangunan yang telah dibiayai oleh pemerintah pusat maupun Pemerintah Kabupaten Rembang. (*)







