Rembang, Rembangnews.com – Bupati Rembang Harno menilai jika tata kelola lokal penting. Karena menjadi fondasi utama dalam membangun komunitas yang tangguh dan partisipatif.
Sehingga kekuatan pembangunan tak hanya bertumpu pada kebijakan pusat. Namun tata kelola lokal di daerah juga menentukan.
Hal ia disampaikan dalam seminar internasional yang digelar Universitas Diponegoro (UNDIP) bersama Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) di Aula Lantai 4 Setda Rembang, Kamis (23/4).
Ia menilai jika daerah memiliki sistem pemerintahan lokal, maka akan lebih siap dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Kita menyadari bahwa kekuatan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh kebijakan di tingkat pusat, tetapi juga oleh kapasitas dan kualitas tata kelola di tingkat lokal,” ujarnya.
Tata kelola lokal yang baik dapat melahirkan komunitas yang mampu beradaptasi terhadap perubahan, menghadapi krisis, dan terlibat aktif dalam pembangunan. Dalam konteks tersebut, partisipasi masyarakat menjadi faktor kunci yang tidak bisa diabaikan.
“Partisipasi masyarakat bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan utama dalam menciptakan kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan,” jelasnya.
“Kami percaya bahwa masa depan pembangunan dimulai dari lokal. Ketika desa dan komunitas kuat, maka daerah akan kuat, dan pada akhirnya bangsa pun akan semakin kokoh,” jelasnya. (*)







