Vaksinasi PMK di Rembang Diintensifkan Jelang Iduladha

Rembang, Rembangnews.comVaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak diintensifkan menjelang Hari Raya Iduladha 2026.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah dan melindungi ternak dari potensi PMK. Dokter hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, drh. Erdyanti Permatasari mengatakan bahwa ada 60 ribu dosis vaksin PMK yang dialokasikan.

“Jumlah vaksin tahun ini sebanyak 60.000 dosis yang dibagi dalam dua tahap, masing-masing 30.000 dosis. Tahap pertama berlangsung Januari hingga Juni,” ujarnya.

Targetnya, pelaksanaan vaksinasi bisa berjalan 20 ribu dosis pada tahap pertama. Vaksinasi dilakukan oleh petugas inseminasi buatan (IB), dokter hewan, serta didukung tim teknis bidang peternakan dan kesehatan hewan.

Baca Juga :   Dintanpan Rembang Nilai Perlu Ada Regenerasi Petani yang Melek Teknologi

“Dengan vaksinasi, antibodi ternak meningkat sehingga lebih kebal terhadap PMK. Kalaupun terpapar, biasanya gejalanya lebih ringan dan peluang sembuh lebih tinggi,” paparnya.

Untuk Desa Babagan sendiri ada 100 dosis vaksin untuk sapi dan kambing yang disediakan. Sementara itu, kondisi PMK di Rembang sendiri terkendali.

Sementara itu, peternak asal Desa Babagan, Suhadi mengaku merasa lebih tenang setelah ternaknya mendapatkan vaksin PMK.

“Bagus, jadi ternak lebih terlindungi dari penyakit, terutama PMK,” katanya.

Ia juga mengaku pernah mengalami kasus PMK pada ternaknya beberapa waktu lalu, namun seluruh ternak berhasil pulih setelah mendapatkan penanganan.

Pemkab Rembang mengimbau para peternak untuk aktif mengikuti program vaksinasi guna menjaga kesehatan ternak dan mendukung stabilitas sektor peternakan daerah menjelang Iduladha. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *