Dukung Atlet Berlaga di Porprov Jateng, Pemkab Rembang Siapkan Anggaran

Rembang, Rembangnews.com – Dukung atlet berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026, Pemerintah Kabupaten Rembang siapkan anggaran.

Atlet Rembang terjun di 14 cabang olahraga (cabor). Porprov Jawa Tengah XVII akan berlangsung pada 25-31 Oktober 2026 dan dipusatkan di wilayah Semarang Raya. Total atlet Rembang mencapai 60 orang dan 19 pelatih yang telah melalui proses verifikasi.

Harno mengatakan, terkait anggaran KONI, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) agar proses pencairan dapat dipersiapkan sejak sekarang.

“Secara aturan APBD perubahan sudah kemarin tanggal 30. Maka terus dilanjutkan ke Gubernur dalam rangka evaluasi Gubernur paling lama dua minggu,” paparnya.

Baca Juga :   Pemkab Rembang Lakukan Uji pada Alat Ukur Guna Cegah Kecurangan

Usai evaluasi gubernur selesai, proses pencairan diharapkan dapat segera dilanjutkan sehingga kebutuhan kontingen dapat dipenuhi.

Pihaknya memastikan akan berkoordinasi dengan BPKAD setelah pertemuan tersebut untuk membahas proses pencairan anggaran KONI.

“Nanti saya ketemu dengan BPKAD di sini. Nanti bisa sekalian diikut. Biar kalau saya lupa, diingatkan supaya bisa segera dibahas. Jadi sudah saya jadwalkan, habis ini BPKAD ke sini dan nanti langsung saya bahas di situ agar panjenengan plong,” jelasnya.

Proses persiapan diharapkan berjalan lancar sehingga para atlet bisa berkonsentrasi menghadapi pertandingan dan membawa nama Kabupaten Rembang dengan sebaik-baiknya.

Pihaknya juga membuka kemungkinan gotong royong apabila dukungan anggaran belum dapat direalisasikan tepat waktu.

Baca Juga :   Masjid Besar Al Islah Kragan Rembang Raih Juara 1 di Ajang Ampera 2024

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Rembang Suswantoro mengatakan bahwa dari 16 cabor yang lolos pada tahap awal, ada sejumlah perubahan sehingga kontingen Rembang akan mengikuti Porprov melalui 14 cabor dengan 60 atlet dan 19 pelatih.

Dua cabor yang tidak dapat mengikuti Porprov yakni golf dan sambo. Untuk golf, cabor tersebut disebut sudah tidak aktif selama sekitar dua tahun. Sementara pada sambo, dua atlet yang sebelumnya lolos merupakan atlet yang memiliki prestasi tinggi, tetapi harus absen karena kondisi masing-masing.

Salah satu atlet sambo, Dian asal Pamotan, harus mengikuti kejuaraan dunia di Kazakhstan pada awal November sehingga tidak dapat mengikuti Porprov yang berlangsung pada akhir Oktober. Sementara atlet lainnya, Dwi Retno, mengalami cedera pada mata kanan dan mendapat rekomendasi untuk beristirahat dari pelatih pelatnas.

Baca Juga :   Tinjau Puskesmas, Pemkab Rembang Pastikan Kualitas Layanan Kesehatan Terjaga

Selain itu, KONI masih memperjuangkan status atlet tenis meja melalui proses banding. Suswantoro berharap proses tersebut dapat menghasilkan keputusan yang memungkinkan atlet tetap memperkuat Kabupaten Rembang.

“Mohon doanya, yang tiga ini nanti banding. Besok sidang di Semarang. Mohon doanya semoga berhasil menjadi atlet di Kabupaten Rembang,” ujarnya.

Ia pun berharap anggaran bisa segera cair agar dapat mendukung proses persiapan atlet.

“Kendala kami yang paling urgen adalah anggaran. Anggaran setelah melalui berbagai rintangan yang sangat berat. Alhamdulillah Pak Bupati juga sudah disposisi, sudah ACC,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *