Rembang, Rembangnews.com – Terdapat sejumlah konsekuensi yang harus dihadapi oleh aparatur sipil negara (ASN) pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Kabupaten Rembang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz saat menghadiri pelantikan PPPK di lingkungan jajaran Pemerintahan Kabupaten Rembang, pada Selasa (26/04/2022) lalu.

Dalam sambutannya, Bupati Hafidz menyampaikan bahwa terdapat perbedaan yang cenderung signifikan antara PPPK dan PNS. Yakni jika PNS bisa pindah satuan kerja sementara PPPK cenderung menetap di satu tempat hingga masa pensiunnya.

Oleh karenanya, orang nomor satu di Rembang itu berharap agar para PPPK yang baru saja dilantik bisa konsisten dalam bekerja.

Baca Juga :   PPPK Akan Kembali Dibuka, Pemkab Rembang Usulkan Sebanyak 1.862 Formasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan Rembangnews dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini