Tiga Desa di Rembang Dicanangkan Jadi Desa Cantik

Rembang, Rembangnews.comBadan Pusat Statistik menggelar pencanangan desa cantik (cinta statistik) di Balai Desa Pandean Kecamatan Rembang, Kamis (07/07/2022).

Pencanangan desa cantik meliputi Desa Pandean, Punjulharjo, dan Pasarbanggi. Ketiga desa ini menjadi contoh pencanangan desa cinta statistik.

Kegiatan pencanangan tersebut dihadiri oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) kabupaten Rembang Henri Wagiyanto, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah Adhi Wiriana.

Turut hadir juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Prapto Raharjo, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Dwi Wahyuni Hariyati, Forkompinda, dan Camat se Kabupaten Rembang.

Kegiatan mulai pukul 10.00 sampai 11.00 WIB diawali dengan tarian seni daerah. Pembacaan doa, lantunan lagu Indonesia Raya, pembaca susunan acara, narasumber Kepala BPS Jateng, sambutan Bupati Rembang, penandatangan MoU desa cantik.

Baca Juga :   Pemkab Rembang Apresiasi Pencanangan Desa Cinta Statistik

Kepala Desa Pandean Kusriyanto mengungkapkan perasaan bangga atas terpilihnya salah satu desa cinta statistik yang dipimpinnya.

Dirinya mengatakan terpilihnya desa menjadi pencanangan program desa cantik. Hal ini dapat membantu masalah yang ada desa.

“Program pencanangan desa cantik ditunjukkan sebagai desa cantik, saya merasa senang sehingga dapat membantu masalah yang ada desa,” kata Kusriyanto saat sambutannya siang ini.

Sesuai amanat dari BPS sehingga mampu merencanakan pembangunan tepat sasaran. Sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperbaiki kebutuhan data.

Dia juga berharap desa cantik ini menjadi desa yang dibutuhkan dalam memperoleh data akurat atau valid yang dibutuhkan BPS.

“Pembangunan desa cantik di kabupaten Rembang untuk bersama-sama memperbaiki kebutuhan data yang diperlukan BPS. Dengan harapan desa akurat, valid,” terangnya. (*)

Baca Juga :   Mantan Pegawai Pajak Rafael Alun Sebut Harta Kekayaannya Tak Bertambah Sejak 2011

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *