Pemkab Rembang Lakukan Berbagai Upaya untuk Tekan Angka Stunting

Rembang, Rembangnews.com – Demi menekan angka stunting di Kabupaten Rembang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang malakukan berbagai upaya dengan melakukan berbagai program percepatan penurunan stunting.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengungkapkan, stunting yang menimpa anak balita di Rembang masih tinggi.

Data menunjukkan setiap kelahiran anak di Rembang 100.000 terdapat 350 anak terkena stunting, sedangkan jika 1.000.000 anak lahir terdapat 3.500 anak stunting.

Penyebab dari stunting salah satunya yaitu nikah terlalu dini. Kurangnya gizi ibu dan bayi saat hamil, juga mempengaruhi tumbuh kembang bayi ketika masih dalam kandungan.

“Stunting di Rembang masih tinggi. Setiap data kelahiran anak di Rembang 100.000 terdapat 350 anak terkena stunting, kalau 1.000.000 anak lahir terdapat 3.500 anak stunting. Salah satu penyebabnya nikah terlalu dini, kurang gizi ibu dan anak,” ungkap Hafidz saat ditemui Rembangnews.com Jumat, (16/7/2022).

Baca Juga :   Dicurigasi Lakukan Kriminalisasi pada Anies, KPK akan Menguak Penyelidikan Kasus Formula E

Orang nomor satu di Rembang itu mengutarakan, kategori bayi yang terkena stunting dengan mencirikan kelahiran bayi perempuan dengan tinggi badan 40 cm, dan kelahiran bayi laki dengan tinggi badan 47 cm.

Dia mengungkapkan, Pemkab Rembang terus menekan penurunan stunting melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkaitan telah melakukan berbagai program percepatan penurunan stunting.

Seperti memberi bantuan PKH kepada ibu hamil, posyandu dengan melakukan imunisasi dan pemberian gizi, bimbingan pranikah, hingga sosialisasi gemar makan ikan. Dia juga menganjurkan anak terkena stunting wajib periksa setiap 4 kali dalam satu bulan.

“Bantuan PKH kepada ibu hamil, posyandu dengan melakukan imunisasi dan pemberian gizi, bimbingan pranikah, sosialisasi gemar makan ikan, saat ini sudah dilakukan para OPD,” pungkasnya.

Baca Juga :   Wabup Hanies Ungkap Jumlah Pengunjung MPP Rembang Sudah Capai 4.400 Orang

Pemerintah sangat mendukung berbagai instrumen, program, dan bahkan sampai ke anggaran dikarenakan Pemkab Rembang ingin mempercepat penurunan angka stunting anak. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *