Fasilitasi Para Pemudik, Pemkab Rembang Sediakan 2 Unit Bus

Rembang, Rembangnews.com – Fasilitasi para pemudik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menyediakan dua unit bus gratis yang saat ini telah dikirim ke Jakarta.

Bus tersebut nantinya akan berkumpul di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Diperkirakan ada 100 orang pemudik yang akan pulang menggunakan armada tersebut. Organisasi Keluarga Besar Rembang di Jakarta yang menjadi koordinator dalam pemberangkatan kali ini.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang, Arif Romadhon menjelaskan bahwa program mudik gratis dari Pemkab Rembang ini bekerja sama dengan Baznas dan PT BPR BKK Lasem.

“Yang mendata Himpunan Keluarga Besar Rembang di Jakarta, kita kirim busnya. Program mudik gratis dari Pemkab Rembang ini bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan PT.BPR BKK Lasem,” jelasnya.

Baca Juga :   Pj Gubernur DKI Jakarta Sebut Polusi Udara Jadi Tanggung Jawab Pemda

Pemberangkatan dari Jakarta ke Rembang sendiri akan dilakukan pada Senin, (17/4/2023) pukul 10.00 WIB dan tiba di tujuan perkiraan pada malam hari.

Pemberangkatan pun akan dilakukan bersamaan dengan bus dari kabupaten dan kota lain se Jawa Tengah.

“Pak Ganjar rencananya yang memberangkat dari sana, bus – bus dari pemkab- pemkab se jawa tengah yang mengirim kumpul bareng terus diberangkatkan pak Ganjar,” jelasnya.

Program ini pun diharapkan bisa membantu para warga Rembang yang menjadi perantauan di Jakarta dan sekitarnya.

Sementara itu, Misanto selaku pengurus Keluarga Besar Rembang di Jakarta mengungkapkan bahwa antusias dari warga Rembang yang ingin ikut mudik gratis sangat tinggi.

Baca Juga :   Dintanpan Masih Tunggu Tambahan Vaksin LSD dari Provinsi

“Antusias teman- teman banyak sekali, misalpun kemarin dikasih 3 bus sebenarnya masih kurang. Berhubung teman- teman di sini liburnya tidak bareng, maka ada yang mengundurkan diri dan diganti teman-teman yang belum masuk di list data,” ungkapnya.

“Dengan adanya mudik gratis ini teman- teman sangat terbantu, terutama masalah perekonomian. Karena tidak semua berpenghasilan banyak, semoga ke depan armada busnya bisa ditambah dan teman- teman bisa mudik bareng lagi,” lanjutnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *