Penggunaan Kalender Bahari Nusantara Karya Warga Rembang Perlu Payung Hukum

Rembang, Rembangnews.com – Penggunaan Kalender Bahari Nusantara karya warga Rembang bernama Mochammad Ali Shodiqin masih memerlukan payung hukum di tingkat Kabupaten.

Pihaknya pun telah menyerahkan surat permohonan audiensi dengan anggota legislatif di Kantor DPRD Rembang, Kamis (16/5/2024).

Kalender Bahari Nusantara sendiri memiliki keunikan, dimana ada informasi lengkap seputar iklim perairan terutama Laut Jawa. Kemudian juga menjadi media pembelajaran baru bagi siswa sekolah di Kabupaten Rembang yang kental dengan kehidupan pesisir.

Mochammad Ali Shodiqin berupaya mendapat payung hukum di tingkat kabupaten karena temuannya telah terdaftar sebagai Kekayaan Intelektual di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Kalender tersebut juga bisa menjadi alat peraga sekolah, kalender kerja serta sebagai penyokong kebudayaan nasional.

Baca Juga :   Cuitan Tak Pantas Polisi soal Tragedi Maut Kanjuruhan

“Cuman nanti kan perlu sosialisasi dan lain-lain. Ini kan masih awal, jadi nanti kalender-kalender dinding nanti ada satu angka bahari disitu. Jadi memang perlu sekali payung hukum (Perda),” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *