Rembangnews.com– Capcom dikenal sebagai salah satu raksasa industri game dengan deretan judul ikonik seperti Resident Evil, Street Fighter, dan Monster Hunter. Namun, di balik kesuksesan besar itu, Capcom juga pernah merilis beberapa game multiplayer menarik yang kini mulai terlupakan. Padahal, game-game ini punya konsep unik dan gameplay seru yang tak kalah dari judul besar lainnya.
Nah, kalau kamu pencinta game klasik dan penasaran dengan hidden gem dari Capcom, yuk kita bahas 7 game multiplayer Capcom yang layak kamu ingat kembali!
1. Power Stone (1999)
Pertama, ada Power Stone, game fighting 3D arena yang rilis untuk Sega Dreamcast. Game ini memungkinkan hingga empat pemain bertarung dalam arena penuh item, senjata, dan power-up. Berbeda dari game fighting tradisional, Power Stone memberi kebebasan bergerak dalam area luas dan menciptakan kekacauan yang seru dan penuh aksi.
Sayangnya, meskipun dua serinya cukup populer di awal 2000-an, Capcom tak pernah melanjutkan waralaba ini. Padahal, dengan gaya gameplay mirip Super Smash Bros, Power Stone punya potensi besar jika dibuat versi modernnya.
2. Final Fight: Streetwise (2006)
Seri Final Fight pernah sangat berjaya di era arcade, namun Capcom mencoba membawanya ke dunia 3D lewat Final Fight: Streetwise. Meskipun game ini mendapat kritik karena tampilannya yang suram dan ceritanya yang klise, gameplay co-op-nya tetap menyenangkan.
Kamu bisa bertarung bersama teman melawan gelombang musuh dengan gaya beat ‘em up klasik yang tetap terasa nostalgic. Sayangnya, karena ekspektasi yang terlalu tinggi, game ini gagal bersinar dan akhirnya tenggelam dari ingatan gamer.
3. Capcom Fighting Evolution (2004)
Selanjutnya, ada Capcom Fighting Evolution, crossover fighting game yang mempertemukan karakter-karakter dari berbagai judul Capcom seperti Street Fighter II, Darkstalkers, dan Red Earth. Game ini dirancang untuk multiplayer versus, cocok banget buat duel dengan teman.
Meskipun konsepnya menarik, banyak pemain menganggap game ini kurang seimbang dan tidak memberikan inovasi berarti. Namun, untuk para penggemar Capcom garis keras, game ini tetap jadi nostalgia seru yang layak dicoba ulang.
4. Resident Evil Outbreak Series (2003–2004)
Sebelum game co-op seperti Left 4 Dead atau Dead by Daylight naik daun, Capcom sudah lebih dulu merilis konsep serupa lewat Resident Evil Outbreak dan Outbreak File #2. Di sini, kamu bisa bermain bersama hingga empat pemain untuk bertahan hidup dari wabah zombie di Raccoon City.
Konsep game ini jauh lebih menarik saat dimainkan bareng teman karena setiap karakter punya kemampuan unik. Sayangnya, keterbatasan infrastruktur online saat itu membuat fitur multiplayer-nya kurang maksimal, terutama di luar Jepang. Padahal, kalau game ini dirilis ulang dengan fitur online modern, pasti langsung viral!
5. Lost Planet 2 (2010)
Lost Planet 2 membawa pengalaman co-op shooter yang sangat intens dan menantang. Kamu bisa bermain bersama tiga pemain lainnya dalam misi-misi penuh aksi melawan alien raksasa bernama Akrid. Setiap level didesain agar kamu dan timmu bekerja sama dengan strategi.
Sayangnya, meskipun gameplay-nya adiktif, narasi yang kurang solid dan perubahan dari seri pertama membuat game ini kurang dihargai. Kini, Lost Planet 2 terlupakan di antara game third-person shooter lainnya, padahal dari sisi gameplay, game ini menawarkan potensi co-op terbaik Capcom.
6. Monster Hunter Frontier (2007–2019)
Banyak orang mengenal Monster Hunter dari seri World dan Rise, tapi tidak banyak yang tahu bahwa Capcom juga pernah merilis Monster Hunter Frontier, game MMO online eksklusif untuk Jepang dan beberapa wilayah Asia.
Game ini memungkinkan pemain membentuk tim dan berburu monster dalam skala besar dengan misi online yang terus diperbarui. Karena tidak pernah rilis global, Monster Hunter Frontier tidak terlalu dikenal di luar Jepang. Kini, game ini sudah ditutup, tapi kontribusinya dalam evolusi seri Monster Hunter sangat besar.
7. Gaist Crusher (2013)
Terakhir, ada Gaist Crusher, game multiplayer aksi yang dirilis untuk Nintendo 3DS. Game ini punya nuansa mirip Mega Man dan Monster Hunter, dengan desain karakter bergaya anime dan fitur transformasi keren. Pemain bisa bergabung dalam tim hingga empat orang dan bertarung melawan musuh berbentuk logam bernama “Gaists”.
Sayangnya, Capcom hanya merilis game ini di Jepang dan tidak pernah membuat versi globalnya. Dengan desain yang menarik dan gameplay cepat, Gaist Crusher sebenarnya punya potensi besar untuk menarik pasar internasional, khususnya penggemar game multiplayer kasual.
Kenapa Game-Game Ini Layak Dikenang?
Meskipun beberapa game di atas tidak meraih kesuksesan besar secara komersial, mereka tetap menunjukkan kreativitas dan keberanian Capcom dalam bereksperimen. Dari fighting game unik seperti Power Stone, hingga co-op survival ala Resident Evil Outbreak, semuanya memberi warna tersendiri dalam dunia game multiplayer.
Saat ini, dengan tren game retro dan remake yang semakin digemari, bukan tidak mungkin Capcom akan melirik kembali judul-judul ini. Banyak penggemar lama berharap ada versi remaster atau reboot, terutama karena potensi multiplayer-nya masih sangat relevan.
Capcom telah merilis banyak game multiplayer yang sayangnya terlupakan seiring waktu. Namun, jika kamu seorang gamer sejati dan ingin mencoba pengalaman yang berbeda, tidak ada salahnya untuk kembali memainkan game-game ini.
Dengan gameplay yang seru, ide unik, dan nuansa nostalgia yang kental, ketujuh game di atas layak kamu angkat kembali ke permukaan. Siapa tahu, kamu justru jadi bagian dari penggemar yang menghidupkan kembali hype-nya!







