Pembangunan Pasar Darurat Karanggede Masih Dilakukan Pasca Insiden Kebakaran

Rembangnews.com – Usai beberapa los Pasar Karanggede terbakar pada tahun 2024 yang lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali masih berupaya untuk menyelesaikan pembangunan pasar darurat. Pasar yang nantinya ditempati pedagang Pasar Karanggede selama pasar tradisional tersebut direvitalisasi, berlokasi di timur Pasar Karanggede.

Untuk melihat progres pembangunan pasar darurat, Bupati Boyolali Agus Irawan melakukan monitoring langsung pada hari Senin (17/11/2025).

“Sudah tertata bagus dan sudah sosialisasi kepada pedagang. Pedagang sementara dipindah kesini, setelah itu tahun depan kita bangun. Kita ingin Boyolali yang lebih baik lagi nanti akan kita kerjakan dengan baik,” ungkap orang nomor satu di Kota Susu ini.

Baca Juga :   Dinkes Kota Semarang Catat 18 Kasus Leptospirosis hingga Awal Maret 2023

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Boyolali, Purnawan Raharjo menjelaskan pembangunan pasar darurat untuk pedagang Pasar Karanggede sudah mencapai 40 persen dan ditargetkan selesai pada 16 Desember mendatang.

“Masih ada waktu satu bulan, kita optimis selesai. Sehingga pemanfaat pasar darurat ini akan digunakan para pedagang baik toko maupun kios,” terangnya.

Dilanjutkan olehnya, pasar darurat tersebut akan memiliki sebanyak 110 kios, dan 640 los yang akan ditempati para pedagang. Pasar darurat ini menempati sebuah lahan kas desa seluas 11.346 meter persegi di sebelah timur Pasar Karanggede.

Pembangunan pasar darurat untuk pedagang Pasar Karanggede sendiri dilaksanakan selama 100 hari kerja. Mulai 8 September hingga 16 Desember 2025, dan menelan anggaran sebesar Rp 3,1 miliar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *