Nilai Investasi di Rembang Capai Rp15,47 Triliun

Rembang, Rembangnews.com – Nilai investasi kumulatif di Kabupaten Rembang mencapai Rp15,47 triliun hingga akhir 2025.

Hal itu berdampak pada penyerapan tenaga kerja sebanyak 139.372 orang. Hal ini menjadi capaian positif Pemkab Rembang.

Capaian ini menunjukkan tren pertumbuhan investasi. Pada tahun 2019, realisasi investasi kumulatif tercatat sebesar Rp8 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp11,84 triliun pada 2022, Rp13,99 triliun pada 2024, dan kembali naik hingga Rp15,47 triliun pada 2025.

Kemudian pada tahun 2025, pertumbuhan investasi mencapai 11 persen naik dibandingkan 2024 sebesar 8,7 persen. Hal ini melewati target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Rembang tahun 2025 sebesar 7,32 persen.

Baca Juga :   Dukung UMKM Lokal, Rumah BUMN Hadirkan Hampers Berkah Ramadhan

Padahal, jumlah investor tercatat turun pada 2025. Tinggal 4.309 investor dari sebelumnya mencapai 5.666 investor di 2024.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Rembang, Dwi Martopo mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan investasi di Rembang.

“Orientasi saya adalah izin cepat. Meskipun sudah ada aplikasi ‘Izin Gampil, kita harus tetap memberikan pelayanan maksimal. Ketika kita melayani dengan cepat, opini masyarakat dan investor terhadap Rembang juga akan positif,” ujar Martopo.

Ia menambahkan, kemudahan perizinan di Kabupaten Rembang harus diimbangi dengan pengawasan agar tidak disalahgunakan. Terkait investasi, pihaknya terus melakukan pembelajaran dan pendampingan, seiring dengan mulai terbentuknya antrean sejumlah perusahaan yang saat ini tengah berproses untuk berinvestasi di Kabupaten Rembang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *