Rembang, Rembangnews.com – Masyarakat mengusulkan inventarisasi kondisi bendung di Desa Babadan, Kecamatan Kaliori, Rembang.
Hal itu disampaikan mengingat bendung memiliki peran dalam mendukung sistem irigasi pertanian sejumlah wilayah mulai dari Desa Babadan, Karangsekar, Sambiyan, hingga Dresi Wetan.
“Bendung ini menopang kebutuhan irigasi beberapa desa. Karena itu kami berharap penanganannya dapat masuk dalam prioritas pembangunan,” ujar Kepala Desa Babadan, Lastari.
Warga juga mengusulkan pembangunan jalan penghubung antardesa untuk mendukung aktivitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’ mengatakan bahwa Pemkab Rembang akan melakukan inventarisasi dan kajian teknis melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU).
“Langkah awal kita lakukan kajian teknis untuk melihat kondisi di lapangan. Dari situ baru ditentukan skema penanganan, apakah melalui APBD atau dengan dukungan pendanaan dari pemerintah provinsi maupun pusat,” ujarnya.
Berbagai sumber pendanaan akan dimaksimalkan demi meningkatkan infrastruktur yang memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat.
“Karena bendung ini dimanfaatkan oleh beberapa desa sekaligus, tentu akan menjadi perhatian bersama dalam perencanaan pembangunan ke depan,” jelasnya.
Peningkatan fungsi bendung akan dilakukan dan diharapkan bisa mendukung ketahanan pertanian dan kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Kaliori secara berkelanjutan. (*)












