BKKBN Jateng Soroti Program Pembangunan Keluarga di Rembang

Rembang, Rembangnews.comBKKBN Provinsi Jawa Tengah menyoroti program pembangunan keluarga di Kabupaten Rembang seperti Lansia Berdaya (Sidaya) dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Rusman Efendi mengatakan bahwa program Lansia Berdaya menjadi salah satu program unggulan di Rembang.

Sehingga lansia bisa lebih sehat, aktif, mandiri, produktif, dan mendapat perhatian dari lingkungan maupun pemerintah.

“Ada program untuk lansia agar lansia tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat. Jangan sampai lansia nanti diasingkan atau merasa tidak diperhatikan,” jelasnya.

Program tersebut, jelasnya, sudah berjalan dengan baik. Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi program pencegahan stunting.

Baca Juga :   Jajaran Polres Rembang Jalani Pemeriksaan Surat Kelengkapan Anggota dan Tes Urine

“Nah, kemudian juga untuk mencegah stunting, ini ada program dan dalam situasi yang sekarang dukungan yang memang relatif sulit, ini bagaimana kita semua cara bergotong-royong untuk sama-sama mengatasi stunting dengan program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting,” paparnya.

Ada pendampingan yang dilakukan. Harapannya, angka stunting di Rembang bisa ditekan.

“Program-program unggulan yang tadi kami diskusikan dengan Bapak Bupati ternyata di sini alhamdulillah sudah berjalan dengan sangat baik,” imbuhnya.

Rembang dinilai berhasil menerapkan peta jalan pembangunan kependudukan.

“Alhamdulillah, luar biasa untuk Kabupaten Rembang ini. Peta jalan pembangunan kependudukannya salah satu yang sudah selesai di Jawa Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Rembang Harno mengaku berkomitmen mendukung program-program prioritas dari Kemendukbangga/BKKBN.

Baca Juga :   Pemkab Gelar Rakor Persiapan Perayaan HUT RI ke-80 di Rembang

“Jadi prinsipnya, Kabupaten Rembang siap menjalankan apa pun keputusan dari Jakarta, dari Kementerian BKKBN. Apa saja kami siap,” paparnya.

Ia menyebut Kabupaten Rembang juga siap mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis, termasuk bagi ibu hamil dan kelompok sasaran lainnya.

“Kabupaten mendukung penuh sampai ke ibu hamil dan semuanya siap. Kabupaten Rembang mendukung penuh dan siap bekerja keras untuk menyukseskan program yang ada di BKKBN,” tegasnya.

Harno menambahkan, tindak lanjut hasil audiensi tersebut nantinya akan dikoordinasikan lebih lanjut oleh dinas terkait bersama Kementerian BKKBN agar berbagai program prioritas dapat berjalan optimal di Kabupaten Rembang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *