Pria di Lubuk Raja Kena Amukan Massa Imbas Curi Getah Karet di Perkebunan Warga

Rembangnews.com – Pria di Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan menjadi sasaran amukan massa imbas mencuri getah karet di perkebunan warga.

Pelaku berinisial AP (33) beraksi di kebun warga S (41) yang berada di Blok J, Desa Lekis Rejo, Kecamatan Lubuk Raja.

Aksi pelaku dipergoki warga sekitar pukul 00.30 WIB. AP membawa dua ember bekas cat yang berisi getah karet sekitar 10 kilogram dari kebun korban.

Korban dan warga yang melihat aksi pelaku kemudian pergi dan datang kembali membawa rekannya memantau perkebunan pada sekitar 19.30 WIB.

Warga kemudian mengamankan terduga pelaku dan meminta keterangan terkait dugaan getah karet yang sebelumnya telah diambil.

Baca Juga :   Insiden Maut Drag Race di Kotamobagu Utara Sulut, 8 Orang Tewas

Korban bersama terduga pelaku kemudian menuju kediaman AP di kawasan Blok D, belakang Pondok Al-Falah, Desa Lekis Rejo. Kemudian ditemukan satu wadah plastik berisi getah karet dengan berat sekitar 40 kilogram. Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan kepada warga, getah tersebut disebut berasal dari kebun milik korban.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Lubuk Raja. Warga berdatangan sempat melakukan kekerasan terhadap terduga pelaku sebelum personel piket fungsi Polsek Lubuk Raja tiba dan mengamankannya. Akibat kejadian tersebut, AP mengalami sejumlah luka.

Berdasarkan pemeriksaan di Klinik Batumarta II, korban kekerasan tersebut mengalami luka robek sekitar 1 sentimeter pada bagian pelipis kanan yang mendapat satu jahitan, lebam pada bibir, serta luka lecet pada tangan kiri.

Baca Juga :   Mendagri Minta Daerah Bentuk Tim Tanggap Insiden Siber

Polisi kemudian mengamankan AP beserta sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut untuk kepentingan penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.

Sejumlah barang yang diamankan yaitu satu wadah plastik berisi getah karet dengan berat sekitar 40 kilogram, satu ember bekas cat berwarna putih berkapasitas sekitar 10 kilogram, serta pakaian yang dikenakan terduga pelaku berupa baju warna hijau toska dan celana pendek warna hitam. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *