Luas Tanaman Tembakau di Rembang Naik Jadi 7.900 Hektar

Rembang, Rembangnews.com – Luas tanaman tembakau di Kabupaten Rembang mencapai 7.900 hektar pada 2026. Jumlah tersebut naik dari tahun sebelumnya yang mencapai 7.400 hektar.

Untuk mendukung produktivitas pertanian tembakau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang telah memberikan sarana produksi, alat dan mesin pertanian (alsintan) dan pengembangan infrastruktur pengairan.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto mengatakan bahwa luasan tanaman tembakau berpotensi bertambah sesuai perkembangan data dan realisasi tanaman petani.

“Alhamdulillah, dengan adanya komoditas tembakau ini, pada puncak musim kemarau Rembang tetap ijo royo-royo dan aktivitas ekonomi di pedesaan tetap berjalan lancar,” ujarnya.

Selain pemerintah, pengembangan tembakau di Rembang juga didukung petani yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) dan mitra usaha, PT Sadana Arifnusa.

Baca Juga :   Momen Lebaran, Bupati Rembang Ajak Jajarannya Beri Pelayanan Terbaik

Dintanpan juga telah menyalurkan bantuan berupa sekitar 230 ton pupuk ZA pada awal musim tanam, kultivator, mesin perajang tembakau, kendaraan roda tiga, serta peralatan pertanian lainnya.

Namun keterbatasan air masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi petani pada musim tanam tahun ini. Sebagian petani bahkan harus mendatangkan air menggunakan tangki untuk memenuhi kebutuhan pengairan tanaman.

Dengan bantuan pusat, pembangunan sumur dan embung, pembangunan parit, serta rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT) juga diupayakan.

Sedangkan dengan APBD, pemerintah daerah merencanakan sekitar 70 paket pekerjaan jalan usaha tani pada tahun ini. Infrastruktur tersebut diharapkan mendukung akses menuju lahan pertanian dan memperlancar aktivitas usaha tani.

Baca Juga :   Tugu Identitas Kabupaten Rembang Segera Dibangun Tahun Ini

“Harapan kami, petani terus semangat agar pertanian di Rembang tetap menjadi komoditas atau sektor unggulan yang menjaga perekonomian Kabupaten Rembang,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Rembang Harno menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung petani melalui penyediaan pupuk dan berbagai alat pertanian. Dukungan alsintan mencakup traktor berbagai ukuran, mesin semprot, hingga pompa air.

Sebelumnya, Pemkab telah mengajukan bantuan sebanyak 287 unit alat pertanian kepada kementerian dan pengajuan tersebut telah disetujui.

“Alhamdulillah, pengajuan tersebut langsung disetujui oleh kementerian,” ujarnya.

Kabupaten Rembang juga telah menerima bantuan 12 unit combine harvester yang telah didistribusikan ke sejumlah kecamatan. Bantuan tersebut diharapkan membantu mempercepat proses panen padi dan meningkatkan efisiensi kerja petani.

Baca Juga :   Program Lomba Bebas Jentik Inisiasi Dinkes Rembang

Kelompok tani yang masih membutuhkan alsintan juga bisa mengajukan usulan melalui Dintanpan, penyuluh pertanian, atau camat. Usulan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan untuk penyaluran bantuan pada tahun-tahun berikutnya.

Bupati Harno juga mendorong penambahan embung untuk memperkuat ketersediaan air bagi pertanian. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *