Banjir Lahar Gunung Semeru, Empat Truk Pasir Terjebak

Rembangnews.com – Hujan dengan intensitas tinggi memicu terjadinya banjir lahar Gunung Semeru pada Jumat (30/10/2026) malam.

Akibatnya, sebanyak empat unit truk pengangkut pasir terjebak di aliran Sungai Besuk Kobokan, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

“Memang hujan mulai sore dan memicu banjir lahar,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho dilansir dari Kompas.

Banjir lahar itu mulai terjadi pada pukul 22.00 WIB dengan amplitudo maksimal mencapai 50 milimeter atau over skala.

Sirine peringatan dini sekitar aliran sungai sudah berbunyi saat banjir menunjukkan amplitudo lebih dari 35 milimeter. Namun sirine itu tak diindahkan, sehingga truk itu akhirnya terjebak.

Baca Juga :   Pembina Pramuka Tega Cabuli 7 Siswi di Jayapura

“Ada empat unit truk, kita sudah bunyikan sirine, tapi tidak diindahkan sampai terjebak,” ujarnya.

Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sopir dan truk berhasil dievakuasi petugas.

“Aman tidak ada korban truk dan orangnya selamat semua,” ujarnya.

Masyarakat pun diimbau waspada saat musim hujan utamanya yang bermukim atau beraktivitas sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru.

“Patuhi imbauan petugas, jika sudah ada sirine peringatan segera menjauh dari aliran sungai dan mengamankan diri ke tempat yang aman,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *