Para PNS yang Akan Purna Tugas Bisa Terima Uang Pensiun Dengan Syarat Berikut

Rembang, Rembangnews.com – Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan purna tugas ikuti pembekalan di Pendopo Musium RA. Kartini pada hari Rabu, (14/9/2022).

Pegawai PNS tersebut adalah mereka yang akan purna pada periode Oktober dan November di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang.

Dalam kegiatan tersebut PNS yang akan pensiun diberikan pemahaman terkait tabungan pensiun dan asuransi dari PT. Taspen Kantor Cabang Utama Semarang bekerja sama dengan Mandiri Taspen.

Dalam kesempatan itu, Narasumber Vito Account Officer PT. Taspen Kantor Cabang Utama Semarang menyampaikan pengertian Taspen yang merupakan tabungan pensiunan dan asuransi kepada PNS yang akan purna tugas.

Dia menjelaskan, sebelumnya PNS menyisihkan dana premi yang masuk tabungan pensiunan sekitar 3,25 persen dari gaji selama bertugas. Dan digunakan sebagai tabungan pensiun dan asuransi yang akan diberikan setelah PNS menjadi pensiunan PNS.

Baca Juga :   Anggota Korpri Diminta Tertib Administrasi, Keuangan, dan Waktu

“Sudah menyumbang premi 3,25 persen dari gaji selama bertugas sekitar 100 ribu hingga 300 ribu perbulannya untuk program ini,” Vito saat paparannya Rabu, (14/9/2022).

Ia menyampaikan saat pembekalan PNS yang akan purna tugas ini, calon PNS pensiun ini membawa berkas dokumen pribadi untuk digunakan perekaman data.

Hal ini dikarenakan supaya memudahkan mendata calon PNS yang akan purna tugas ini untuk melakukan pencairan tabungan yang diberikan satu bulan sekali sesuai masa pensiun.

“Calon pensiun PNS membawa dokumen data pribadi untuk melakukan pemberkasan langsung dibawa untuk perekaman data. Sehingga tanggal 1 Oktober dan 1 November langsung bisa cair,” terang Vito.

Selanjutnya setelah melakukan perekaman data langsung di pendopo ini, pihaknya mewajibkan penerima pensiun mendownload aplikasi “Taspen Otentifikasi”.

Baca Juga :   Forum Konsultasi Publik Digelar untuk Dapat Masukan Penyempurnaan Rancangan Awal RKPD 2024

“Untuk aplikasi Taspen mobile belum bisa gunakan saat ini cuma revisi kembali dan akan meluncurkan aplikasi terbaru,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *