Persediaan Obat bagi Warga Positif Antraks Diklaim Masih Aman

Rembangnews.com – Penyakit antraks kini menjadi sorotan usai terdapat warga di Kabupaten Gunungkidul, DIY yang meninggal karena penyakit tersebut.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes Imran Pambudi mengklaim bahwa saat ini persediaan obat profilaksis atau antibiotik bagi warga yang positif antraks masih aman.

Obat tersebut, jelasnya, juga diberikan kepada mereka yang terindikasi terpapar dengan spora antraks.

“Profilaksis diberikan kepada yang ada kontak. Persediaan obat saat ini masih cukup di dinas kesehatan DIY,” jelasnya.

Pihaknya juga menjamin bahwa ketersediaan antibiotik di pusat masih sangat cukup. Sehingga jika nantinya kasus antraks ditemukan lagi, maka tak akan terjadi kekurangan obat.

Karena kasus antraks yang terjadi kemarin, pihaknya juga telah menyiagakan rumah sakit di DIY agar waspada atas potensi penularan.

Baca Juga :   Jokowi Singgung Sikap Gubernur yang Tolak Timnas Israel

“Turut diberikan peningkatan kapasitas surveilans untuk deteksi dini,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyinggung kasus Antraks yang terjadi tahun 2023 di Kabupaten Gunungkidul dan menyebabkan kematian bagi tiga warga. Ia menjelaskan dari tiga yang meninggal, satu orang suspek antraks. Sedangkan dua lainnya yang tidak diperiksa, diketahui memiliki kontak erat dengan sapi penyebab antraks. Keduanya juga menunjukkan gejala positif antraks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *