Jakarta Terapkan AI Google di Beberapa Titik Lampu Merah

Rembangnews.com – Pemerintah Jakarta dikabarkan akan menerapkan AI Google pada beberapa titik lampu merah.

Hal ini sebagai salah satu cara untuk mengurangi kemacetan yang tak asing lagi bagi Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Google Inc. akan segera terelisasikan dalam mengatasi masalah kemacetan, yaitu melalui penerapan teknologi AI (kecerdasan buatan) pada 20 lampu merah di Jakarta.

Penerapan teknologi AI dalam proyek ini melibatkan analisis data dari Google untuk mengamati situasi lalu lintas di simpang-simpang yang padat. Hasil analisis ini akan digunakan sebagai dasar untuk mengatur durasi lampu hijau di setiap persimpangan. Dengan demikian, lampu hijau akan lebih sering diberikan pada jalur dengan volume lalu lintas yang lebih padat.

Baca Juga :   OpenAI Segera Hadirkan ChatGPT Versi Berbayar, Seperti Apa?

Dengan menganalisis volume lalu lintas di persimpangan, teknologi AI akan merekomendasikan durasi lampu hijau yang paling tepat untuk setiap jalur. Sehingga dapat mengoptimalkan lalu lintas dan mengurangi kemacetan.

Penerapan teknologi AI pada lampu merah di Jakarta tentunya akan membawa dampak positif yang signifikan. Selain mengurangi kemacetan, hal ini juga akan meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi kendaraan, sehingga kualitas udara di Jakarta menjadi lebih baik. Dengan adanya pengaturan lampu lalu lintas yang lebih teratur, pengalaman berkendara di ibu kota akan menjadi lebih menyenangkan.

Teknologi AI ini telah diterapkan pada 20 titik lampu lalu lintas di berbagai kota administrasi Jakarta, termasuk Jakarta Utara hingga Selatan.

Baca Juga :   5 Rekomendasi Laptop Bagus untuk Pelajar

Berikut 20 titik lampu lalu lintas yang akan diterapkan Google AI :

  • Jl. Jembatan 2 Raya – Jl. Tubagus Angke
  • Jl. Kyai Tapa- Jl. Daan Mogot (Grogol)
  • Jl. S Parman – Jl. Tomang Raya
  • Jl. S Parman- Jl. KS.Tubun- Jl. Gatot Subroto (Slipi)
  • Jl. Gatot Subroto – Jl. Rasuna Said (kuningan)
  • Jl. Gatot Subroto – Jl. Supomo (Pancoran)
  • Jl. MT haryono – Jl. sutoyo (Cawang Uki)
  • Jl. DI Panjaitan – Jl. kalimalang
  • Jl. Ahmad yani – Jl. Utan Kayu (Rawamangun)
  • Jl. Ahmad Yani – Jl. Pemuda – Jl. Pramuka
  • Jl. Ahmad Yani – Jl.H.Ten
  • Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Letjen Suprapto
  • Jl. Senen Raya – Jl. Kwitang (Senen)
  • Jl. Gunung Sahari – Jl. Wahidin
  • Jl. Gunung Sahari – Jl. Dokter Sutomo (MBAL)
  • Jl. Gunung Sahari – Jl. Angkasa – jl. Samanhudi
  • Jl. Gunung Sahari – Jl. Mangga Besar (kartini)
  • Jl. Gunung Sahari – Jl. Pangeran Jayakarta
  • Jl. Gunung Sahari – Jl. Mangga Dua
  • Jl. Perniagaan Raya – Jl. Pasar pagi flyover (Jembatan Lima)
Baca Juga :   Xiaomi Luncurkan Ponsel Lipat Mix Fold 3

 

Demikian informasi mengenai Jakarta yang akan menerapkan Google AI sebagai upaya penanganan kemacetan. Bagaimana tanggapanmu mengenai hal ini?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *