Mobil Listrik BYD dari China Siap Meluncur di Indonesia

Rembangnews.comChina akan kembali ke pasar Indonesia dengan mobil listrik.

Mobil listrik BYD diperkirakan akan segera memasuki pasar Indonesia.

Langkah ini menandai kuatnya kehadiran BYD di industri otomotif Indonesia, dengan harapan dapat merevolusi pasar otomotif tanah air.

Selain menyediakan kendaraan ramah lingkungan, BYD juga berupaya membangun infrastruktur pengisian kendaraan listrik canggih di berbagai lokasi di Indonesia. Tujuannya untuk mendukung pengembangan kendaraan listrik dan memudahkan pengguna BYD menjalani gaya hidup berkelanjutan.

Tingginya ekspektasi terhadap peluncuran ini tercermin dari respon positif konsumen Indonesia yang sudah lama menantikan BYD.

Pabrikan kendaraan yang berbasis di Shengzhen, China, ini telah masuk Indonesia sekitar lima tahun lalu. Ketika itu, kendaraan listrik BYD digunakan untuk armada bus listrik TransJakarta dan taksi listrik Bluebird.

Soal kemungkinan kedua mobil listrik itu dijual di Indonesia, General Manager BYD Asia-Pasific Auto Sales Division Liu Xueliang tidak mau memberikan kepastian. Tapi, dia mengkonfirmasi bahwa BYD sedang menguji coba Atto 3 dan Seal di Indonesia.

Baca Juga :   Inilah 5 Inovasi Berbasis AI Terbaik dari CES 2023!

BYD Atto 3 sudah meluncur terlebih dadulu di Thailand dan Malaysia. Mobil ini dibekali baterai berjenis blade battery yang diklaim lebih aman untuk kendaraan listrik. BYD Atto 3 ditawarkan dengan baterai berkapasitas sampai 60,48 kWh. Sekali cas, mobil ini bisa melaju hingga 480 km dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,3 detik.

Sementara itu, BYD Seal hadir sebagai mobil listrik yang lebih sporty. Mobil China yang digadang-gadang akan menjadi penantang Hyundai Ioniq 6 itu punya baterai 82,5 kWh dengan daya jangkau hingga 570 km. Akselerasinya pun sangat singkat. Untuk tipe AWD, akselerasi 0-100 km/jam bisa dilakukan hanya dalam 3,8 detik.

General Manager BYD Asia-Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang, mengatakan, semua produk yang sedang menjalani pengujian di Indonesia, dipastikan menggunakan baterai jenis lithium iron phosphate (LFP).

Baca Juga :   Sistem Lalu Lintas Berbasis AI di Solo Resmi Terverifikasi!

BYD juga belum memutuskan apakah akan memproduksi secara lokal mobil listrik yang akan dijual di Indonesia, atau membawanya secara impor utuh (CBU).

BYD sendiri menyatakan bakal masuk ke segmen kendaraan penumpang berbasis listrik di Indonesia pada semester dua 2024, dengan pengenalan produk pada awal tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *