Pupuk Genderuwo Jadi Alternatif bagi Petani Rembang

Rembang, Rembangnews.com – Pupuk Genderuwo menjadi alternatif bagi para petani di Rembang untuk menggantikan pupuk subsidi yang jumlahnya terbatas.

Slamet Supriyadi selaku perwakilan dari Landoh Digital Farm (LDF) memberikan demo secara langsung kepada para petani milenial bagaimana cara pembuatan pupuk yang memiliki nama unik tersebut.

Wujud pupuk Genderuwo sangat keruh karena terbuat dari campuran 200 liter air, 40 kilogram kotoran sapi yang masih baru, 3 kilogram gamping hidup, dan 15 kilogram urea/za/npk.

Semua bahan itu kemudian dilarutkan dengan cairan sullfoxs dan banon agar tanah nantinya menjadi gembur dan bisa memacu pertumbuhan tanaman.

“Pertama, tuangkan kotoran sapi ke dalam drum, isi dengan air 150 liter dan aduk rata. Selanjutnya, secara berurutan, tuangkan gamping, diamkan selama 10 menit, lalu aduk rata. Tuangkan pupuk urea/za/npk, lalu aduk rata. Selanjutnya, tuangkan sullfoxs, aduk rata. Terakhir, tuangkan banon dan aduk rata. Kemudian, tuangkan air hingga drum/blung penuh dan pupuk siap digunakan tanpa perlu fermentasi,” jelasnya.

Baca Juga :   Rembang Maju Penilaian Tahap II dalam PPD Tingkat Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *