Atlet Olahraga Pentaque Masih Minim, Peran Guru PJOK Dinilai Penting

Rembang, Rembangnews.com – Keberadaan atlet olahraga pentaque saat ini dinilai masih minim. Oleh karena itu upaya untuk mencari bibit unguul atlat muda potensial perlu dilakukan.

Dalam hal ini peran guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) pun dinilai penting.

Sebanyak 38 guru PJOK dari sekolah dasar negeri dan swasta di Kecamatan Rembang sebelumnya telah mengikuti sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) cabang olahraga pentaque di halaman kantor KONI.

Ketua Pengurus Cabang Pentaque Rembang, Nur Adib Prasetiyanto mengatakan bahwa kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mengenalkan olahrgaa pentaque kepada para guru.

Guru PJOK mendapat penjelasan teori dan praktik langsung. Hal ini dimaksudkan agar mereka dapat mengajarkan olahraga ketepatan ini dengan baik kepada para siswa nantinya.

Baca Juga :   Sebanyak 1.135 Tenaga Fungsional Guru Terima SK Pengangkatan PPPK

“Untuk di kecamatan Rembang, kita fokus dulu pada tingkat sekolah dasar dan SMP,” ujarnya.

Tindaklanjut kegiatan ini nantinya diharapkan banyak siswa yang berminat mengikuti olahraga pentaque. Sehingga bisa digelar Pekan Olahraga Kabupaten.

“Kami akan menggunakan ini sebagai tolak ukur apakah nantinya akan dilanjutkan ke jenjang Porkab (Pekan Olahraga Kabupaten) atau kualifikasi tingkat kecamatan,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi dan bimtek pun akan dilakukan hingga tiga bulan di Kecamatan Rembang, Lasem dan Pamotan. Harapannya bisa terjaring banyak calon atlet muda berbakat yang siap berkompetisi di berbagai ajang.

“Kami ingin memiliki banyak calon atlet, supaya kita bisa berkompetisi di liga, turnamen dan persiapan Porprov 2026 mendatang,” jelasnya.

Baca Juga :   Kebakaran di Desa Kemandu Rembang, Mobil Pemadam Dikerahkan

Ia mengungkapkan jika olahraga pentaque telah ada di Kabupaten Rembang sejak 2019. Rembang memiliki delapan medali untuk cabang olahraga ini, terdiri dari empat medali perunggu dan empat medali perak dari berbagai ajang.

“Itu di UNNES Open Cup, Blora Cup, Piala Bupati Semarang, dan terakhir pertandingan persahabatan di Blora di mana kita mendapat juara 3,” tutupnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *