Gunungkidul Kini Siaga Kekeringan, Ada 8 Kelurahan Butuh Air Bersih

Rembangnews.comWilayah Gunungkidul kini dalam kondisi siaga kekeringan. Ada sebanyak 8 kelurahan yang membutuhkan dropping air bersih.

“Iya statusnya sudah dinaikkan menjadi siaga kekeringan mulai 1 Juni sampai 31 Agustus,” kata Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono dilansir dari Kompas.

BMKG memprediksi puncak musim kemarau terjadi pada Juli hingga Agustus. Sebanyak 8 kelurahan yang membutuhkan dropping air bersih diantaranya Kalurahan Girisuko, dan Giriharjo di Wilayah Kapanewon Panggang; Kalurahan Giripanggung, dan Tepus wilayah Kapanewon Tepus; Kalurahan Semugih di Kapanewon Rongkop; Kalurahan Jepitu, Karangwuni, dan Jerukwudel, Girisubo.

Hingga kini, sudah ada sebanyak 144 tangki yang disalurkan. Dan masih memungkinkan bertambah.

“Sudah ada 144 tangki, kemungkinan bertambah seiring musim kemarau panjang,” kata dia.

Baca Juga :   17 Desa di Rembang Akan Jadi Sasaran Pengujian Integrasi Layanan Primer

Ada 1000 tangki air bersih yang telah disiapkan pada tahun 2024 ini untuk mengatasi kekeringan yang mungkin terjadi pada tahun ini.

“Kekeringan di Gunungkidul sudah mulai dirasakan sejak Mei,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Sumadi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *