Rembang, Rembangnews.com – Guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang memenuhi kebutuhan sarana prasarana hingga alat pertanian sepanjang 2025.
Sarana prasarana pertanian yang telah dibangun diantaranya embung 2 paket, irigasi perpompaan mencapai 9 paket melalui dukungan anggaran APBD dan APBN.
Kemudian pembangunan jaringan irigasi air tanah dangkal terealisasi 4 paket, sedangkan jaringan irigasi usaha tani meningkat menjadi 8 paket, naik dari 5 paket pada tahun sebelumnya. Penguatan infrastruktur juga terlihat pada pembangunan jalan usaha tani yang melonjak signifikan dari 39 paket pada 2024 menjadi 85 paket pada 2025.
“Semua stakeholder sangat mendukung, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Rembang, Agus Iwan Haswanto.
Kemudian dukungan alat dan mesin pertanian yang diberikan diantaranya handsprayer mencapai 461 unit, meningkat dari 359 unit pada tahun 2024. Pengadaan traktor roda dua juga naik menjadi 131 unit dari sebelumnya 101 unit.
Lelu pengadaan alsintan lainnya meliputi 83 unit cultivator, 17 unit combine harvester, serta alsintan modern seperti rice transplanter, power thresher, traktor roda empat, dan traktor crawler. Pompa air juga tetap disediakan untuk memperkuat kebutuhan pengairan lahan.
“Alsintan dari APBD kabupaten juga sangat banyak, ditambah dari provinsi dan pusat,” ujarnya.
Dengan penguatan sarpras dan alsintan ini, diharapkan mendukung strategi modernisasi pertanian daerah. (*)













