Puluhan Dapur MBG di Blora Terpaksa Berhenti Imbas Masalah Keuangan

Rembangnews.comPuluhan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Blora terpaksa berhenti beroperasi imbas masalah teknis keuangan.

Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Korwil SPPG) Kabupaten Blora, Artika Diannita mengatakan, ada sebanyak 20 SPPG yang berhenti dan 8 yang suspend.

“(Sebanyak) 20 SPPG berhenti dan 8 suspend,” ujarnya dilansir dari Kompas.

Kini, puluhan dapur MBG tersebut masih perlu menyelesaikan urusan birokrasi anggaran.

“Sedang dalam proses administrasi menunggu dana VA (virtual account),” kata dia.

Ribuan siswa yang menjadi penerima manfaat MBG pun kini tak lagi mendapatkan layanan. Dapur SPPG lain yang masih beroperasi juga tak diminta mengirimkan makanan ke penerima yang terdampak.

Baca Juga :   Mengenal 5 Bangunan Bersejarah Peninggalan Belanda di Jawa Tengah

“Tidak ada pengalihan,” ujar Artika.

Namun 20 dapur MBG tersebut dapat kembali aktif kembali, meski tidak diketahui kapan waktu pastinya.

“Secepatnya, data bisa berubah setiap saat,” ujarnya.

Sebagai informasi, dapur MBG tersebut berhenti beroperasi imbas ada kendala administrasi dana VA.

Sedangkan delapan dapur MBG yang suspend adalah karena Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) belum memenuhi standar. Sehingga BGN mengambil langkah tegas. SPPG itu diantaranya SPPG Blora Jati Gabusan, SPPG Blora Blora Kamolan, SPPG Blora Jati Doplang, SPPG Blora Banjarejo Sidomulyo, SPPG Blora Jepon Tempellemahbang 2, SPPG Blora Jati Tobo, SPPG Blora Jati Gabusan 2, dan SPPG Blora Tunjungan Tamanrejo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *