Rembang, Rembangnews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mendukung pelaksanaan sensus ekonomi (SE) 2026 di Kota Garam.
Sensus dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dengan tujuan untuk menyediakan data ekonomi yang akurat dan mutakhir untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah.
Berbagai aktivitas ekonomi akan dipetakan termasuk usaha berbasis digital yang terus berkembang.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Rembang, Mardi mengatakan bahwa sensus ekonomi ini dilakukan setiap sepuluh tahun sekali untuk menjaga keakuratan data.
Menurutnya, para petugas sensus tidak hanya bertugas mencatat data, tetapi juga memotret kondisi riil perekonomian Kabupaten Rembang. Hasil pendataan tersebut nantinya akan menggambarkan perkembangan berbagai sektor usaha, termasuk munculnya model-model bisnis baru yang berkembang seiring kemajuan teknologi.
“Kenali wajah baru ekonomi Rembang. Sekarang banyak usaha yang berjalan secara online. Aktivitas ekonominya ada, tetapi belum tentu terlihat secara fisik. Kondisi seperti ini juga harus mampu dipotret oleh petugas sensus,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Rembang, Jubaedi mengatakan bahwa ada 712 petugas yang akan diterjunkan.
Menurut Jubaedi, para petugas nantinya akan melakukan pendataan secara door to door ke seluruh bangunan tempat tinggal maupun bangunan usaha di Kabupaten Rembang. Pendataan dilakukan menggunakan perangkat digital sehingga proses pengumpulan data menjadi lebih efektif dan akurat.
“Kami berharap seluruh petugas dapat mengikuti pelatihan dengan baik sehingga siap melaksanakan pendataan secara profesional. Dukungan dari pemerintah daerah hingga tingkat desa juga sudah kami bangun agar pelaksanaan sensus berjalan lancar,” ujarnya. (*)







