Rembang, Rembangnews.com – Bupati Rembang mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) Rembang mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dianggarkan di anggaran 2026.
Bupati Harno mengingatkan bahwa kehati-hatian dalam pengelolaan anggran diperlukan. Untuk kendala pelaksanaan program yang dihadapi OPD, ia meminta agar dicarikan solusi agar dapat tetap terlaksana sesuai ketentuan.
“Kalau masih ada OPD yang masih takut atau ketakutan, selama prosesnya itu sudah benar, maka harus dilaksanakan. Yang dicari adalah solusi proses yang benar. Selama proses semuanya benar harus dilaksanakan,” ujarnya.
OPD diharapkan memastikan kegiatan sesuai perencanaan, administrasi, kewenangan, dan dasar hukum.
“Karena waktu yang sudah mepet tinggal tiga bulan, ini tugas OPD agar semua persyaratan, prosedur yang sudah benar, diupayakan dilaksanakan. Jika perlu yang bisa dilembur, dilembur,” katanya.
Menurutnya, percepatan pelaksanaan program diperlukan agar anggaran yang telah dialokasikan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukan dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Kalau anggaran tidak bisa, tidak bisa menghabiskan, nanti malah dipotong. Kita malah rugi lagi. Maka dari itu saya mengharap semua OPD, yang sudah benar agar cepat-cepat bisa dilaksanakan,” ujarnya.
Pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap OPD juga akan dilakukan untuk memastikan pelaksanaannya berjalan optimal.
“Prinsipnya kami siap bekerja maksimal dan yang tidak siap, saya siap mengevaluasi di semua OPD,” ungkapnya.
Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melalui juru bicaranya Abdul Muid juga menekankan kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran.
“Takut korupsi adalah benar, takut melanggar hukum adalah benar, takut menyalahgunakan kewenangan adalah benar. Tetapi takut mengambil keputusan yang diperlukan untuk kepentingan masyarakat adalah salah besar,” ujarnya. (*)







